News

HJT ke-775: Ternate Perkuat Budaya dan Ukir Sejumlah Prestasi Nasional

Peringatan Hari Jadi Ternate (HJT) ke-775 tahun 2025 dengan tema: “Melestarikan Budaya Tanah Leluhur” menjadi momentum penting untuk merawat identitas budaya, sebagai salah satu pusat peradaban tertua di Nusantara.

Melalui rapat paripurna DPRD Kota Ternate ke-8, Masa Sidang I, Tahun 2025-2026 dalam rangka hari jadi Ternate ke- 775 tahun 2025, Senin, 29 Desember 2025.

Pemerintah daerah bersama legislatif sepakat menempatkan nilai-nilai budaya sebagai fondasi utama pembangunan di tengah arus modernisasi.

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, dalam sambutannya yang di-live secara lansung lewat YouTube,  menegaskan bahwa usia 775 tahun mencerminkan perjalanan panjang Ternate sebagai pusat perdagangan rempah dunia dan simpul peradaban maritim. Ia menyebut visi Ternate Berbudaya sebagai ruh pembangunan yang harus terus dijaga dan diperkuat.

“Hari Jadi Kota Ternate bukan sekadar peringatan angka usia, melainkan momentum refleksi atas perjalanan panjang negeri ini; sebuah kota yang lahir dari rahim sejarah, tumbuh dari kearifan lokal, dan dibesarkan oleh kekuatan budaya serta nilai-nilai leluhur,” ujar Tauhid.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Kota Ternate mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan Kesultanan Ternate dalam menjaga kesinambungan pembangunan berbasis kearifan lokal. Ia menekankan bahwa pembangunan fisik tidak boleh berjalan terpisah dari pembangunan karakter masyarakat.

“Hajat ke-775 ini menjadi titik kebangkitan semangat kita dalam menjaga eksistensi nilai-nilai budaya lokal sebagai landasan pembangunan, agar arah pembangunan kota benar-benar memberi dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain penguatan identitas budaya, peringatan HJT ke-775 juga diwarnai dengan capaian prestasi membanggakan sepanjang tahun 2025. Kota Ternate berhasil meraih skor 91 persen (Zona Hijau) dalam penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sekaligus menempati peringkat pertama di Provinsi Maluku Utara.

Di sektor kesehatan, Ternate mencatat peningkatan status Kota Sehat, serta penetapan 83 Cagar Budaya Peringkat Nasional, yang memperkuat posisi Ternate sebagai kota sejarah dan budaya.

Sementara itu, untuk menjawab tantangan geografis wilayah kepulauan, pemerintah kota merealisasikan pengadaan ambulans laut bagi Kecamatan Moti, Hiri, dan Batang Dua.

“Melalui layanan ambulans laut ini, kita ingin memastikan tidak ada satu pun warga di wilayah terluar yang terlambat mendapatkan pertolongan hanya karena kendala jarak dan geografis,” tegas Wali Kota.

Peringatan HJT ke-775 ditutup dengan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya orang muda, untuk terus menjaga jati diri, mencintai sejarah, dan merawat budaya sebagai warisan sekaligus kekuatan masa depan Kota Ternate.

——

Reporter: Fahri Aufat

redaksi

Recent Posts

Upaya Pencegahan Penyakit, Pemda Taliabu Perkuat CKG

Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, terus melakukan pencegahan dan pengendalian penyakit melalui pemanfaatan data…

9 jam ago

UMKM Wastra Malut Cetak Penjualan Rp206 Juta di KKI 2026, Naik 131 Persen

Kinerja UMKM asal Maluku Utara mencatat hasil positif dalam gelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026.…

9 jam ago

Ternate Tegaskan Identitas Kota Rempah di Pembukaan Rakernas JKPI 2026

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke-12 resmi dibuka di kawasan Benteng…

10 jam ago

Ketika Permen Bukan Lagi Permen

Oleh: Yanuardi Syukur   KASUS penangkapan Abram Jetro Endiera (AJE), pria asal Malang yang memesan…

12 jam ago

Kejati Malut Kaji Hasil Pemeriksaan Ahli Kasus Dugaan Korupsi Hibah Universitas Nurul Hasan

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara masih mengkaji hasil pemeriksaan ahli dalam penyidikan kasus dugaan korupsi…

12 jam ago

Puluhan Tongkang Melintas Setiap Hari, Warga Kawasi: Laut Bukan Tol Harita

Puluhan tongkang pengangkut ore nikel dan batu bara disebut melintas setiap hari di perairan Desa…

14 jam ago