News

Mendorong Tubo Jadi Kampung Tua di Ternate

Upaya memperkuat identitas Kelurahan Tubo sebagai salah satu kampung tua di Kota Ternate terus didorong melalui berbagai kegiatan pelestarian budaya. Salah satunya dilakukan pemuda dan pemudi Kelurahan Tubo bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun Ternate Tahap I dengan menggelar Sarasehan Budaya bertajuk Kampung Tua Tubo: Sejarah dan Pelestarian Kampung Adat di Tengah Akulturasi Budaya.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, malam 10 Juli 2026 di Kantor Lurah Tubo itu menjadi ruang diskusi untuk menggali sejarah, memperkuat identitas budaya, sekaligus mendorong pelestarian warisan budaya di tengah derasnya arus akulturasi. Sarasehan tersebut merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan (BP Kebudayaan) Maluku Utara Tahun 2026.

Acara dibuka Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, dan menghadirkan akademisi Sahrony A. Hirto, Tulilamo Kesultanan Ternate, Irwan Abdul Gani, serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Maluku Utara, Muhammad Tang. Diskusi dipandu Titi Riani Muhammad.

Ketua Panitia Sarasehan Budaya, Masdar Soleman, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Balai Pelestarian Kebudayaan Maluku Utara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga nilai-nilai budaya lokal.

Menurutnya, Kelurahan Tubo memiliki sejarah panjang sebagai salah satu kampung tertua di Kota Ternate. Namun, perkembangan zaman membuat perhatian masyarakat terhadap adat dan kearifan lokal mulai berkurang sehingga diperlukan ruang edukasi untuk memperkuat kembali identitas budaya.

“Tubo adalah salah satu kelurahan tertua di Ternate. Namun kesadaran masyarakat terhadap adat dan budaya lokal masih perlu diperkuat. Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong masyarakat memahami identitas dan jati dirinya,” ujar Masdar.

Ia berharap sarasehan tersebut tidak berhenti sebagai forum diskusi semata, melainkan menjadi langkah awal membangun gerakan bersama untuk mengembangkan Tubo sebagai kampung adat yang memiliki identitas budaya yang kuat.

Sementara itu, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Maluku Utara, Muhammad Tang, menegaskan bahwa status kampung tua tidak hanya didasarkan pada cerita yang diwariskan secara turun-temurun, tetapi juga harus diperkuat dengan bukti sejarah dan tinggalan arkeologis yang masih dapat diidentifikasi.

Menurutnya, berbagai tinggalan budaya seperti makam kuno, situs permukiman lama, hingga jejak kehidupan masyarakat masa lalu perlu didokumentasikan sebagai bagian dari upaya pelestarian.

“Tubo merupakan salah satu kampung tua di Ternate yang memiliki nilai sejarah. Tinggalan budaya seperti makam kuno, situs permukiman lama, maupun jejak kehidupan masyarakat masa lalu perlu diidentifikasi dan didokumentasikan sebagai bagian dari upaya pelestarian,” katanya.

Muhammad Tang menjelaskan, Program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan merupakan bantuan pemerintah yang diberikan kepada komunitas maupun perorangan untuk mengembangkan kegiatan kebudayaan di daerah. Pada 2026, sebanyak 27 penerima manfaat memperoleh dukungan program tersebut di berbagai wilayah Maluku Utara.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan pelestarian budaya tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari komunitas, akademisi, media hingga masyarakat.

Menurut Rizal, derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga identitas budaya lokal. Karena itu, hasil sarasehan diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui pemetaan kawasan, penyusunan kajian, hingga perencanaan pengembangan Tubo sebagai kampung tua yang terintegrasi dengan sektor pariwisata.

“Kita jangan berhenti pada diskusi. Harus ada langkah konkret agar Tubo bisa berkembang menjadi kampung tua yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan ekonomi yang memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Rizal.

redaksi

Recent Posts

Disperindag Ternate Siapkan Pusat Oleh-Oleh dan Pameran UMKM Selama Pelaksanaan Rakernas JKPI

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate menyiapkan berbagai produk UMKM lokal untuk menyambut tamu…

5 jam ago

Rakernas JKPI, Disperindag Pastikan Pusat Kuliner Ternate Nyaman Bagi Pengunjung

Pemerintah Kota Ternate mematangkan persiapan menjelang rangkaian kegiatan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) dengan membenahi…

6 jam ago

Sambut Tamu JKPI, Disperindag Ternate Benahi Pusat Kuliner Belakang Mall

Pemerintah Kota Ternate terus mematangkan persiapan menjelang rangkaian kegiatan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI). Salah…

6 jam ago

Ini Capaian Dinkes Taliabu Soal Cek Kesehatan Gratis

Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Pulau Taliabu berada pada angka 50,15 persen dari target capaian…

18 jam ago

Pemda Haltim Dapat Hibah Mobil Damkar Canggih Buatan Korea Selatan dari Kemendagri

Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur resmi menerima hibah satu unit mobil pemadam kebakaran berteknologi modern dari…

19 jam ago

Dinas PUPR Taliabu Usulkan Anggaran 6 Miliar untuk Rehabilitas Infrastruktur

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pulau Taliabu, Maluku Utara mengusulkan anggaran rehabilitas infrastruktur…

20 jam ago