IKA-PGAMU saat berada di Posko Utama Penggelangan Dana di Kota Ternate. Foto: Samsul L/cermat
Ikatan Alumni Pendidikan Guru Agama (IKA-PGAMU) Maluku Utara menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Bantuan ini diserahkan langsung di Posko Utama Penggelangan Bana Banjir Bandang dan Tanah Longsor yang terletak di Kelurahan Gamalama, Ternate Tengah, tepatnya didepan Masjid Almunawar, Minggu 28 Desember 2025.
Ketua Ikatan Alumni PGAMU, Dr. Kasman Hi. Ahmad mengatakan, pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana banjir.
“Pagi ini kami jalan sehat, dan alhamdulillah bisa menyempatkan masuk di posko kemanusiaan untuk Aceh dan Sumatera. Saya dan teman-teman juga bisa ikut berpartisipasi meringankan beban warga Aceh dan Sumatera yang ditimpa musibah sampai hari ini,” ucap Kasman.
Wakil Bupati Halmahera Utara ini berharap sedikit bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga yang terkena musibah.
“Mudah-mudahan dengan sedikit bantuan dari Ikatan Alumni Pendidikan Guru Agama Maluku Utara bisa sedikit meringankan beban mereka,” harapnya.
Selain itu, orang nomor dua di Halmahera Utara ini juga menyentil fokus dari Ikatan Alumni PGAMU usai reuni di Kota Ternate.
“Kemarin kami reuni yang ke-7 di Tolire, membahas tentang pengembangan pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Subulussalam di Halmahera Selatan,” pungkasnya.
Kasus HIV/AIDS di Pulau Morotai, Maluku Utara kembali mengalami peningkatan pada 2026. Rumah Sakit Umum…
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Sufari, membuktikan komitmennya dalam memberantas tindak pidana korupsi tanpa…
Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate resmi menerima bantuan satu ekor sapi hewan kurban dari Presiden Republik…
Kapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Arif Budiman, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang telah…
RSUD Ir Soekarno Pulau Morotai, Maluku Utara disebut belum melunasi pembayaran obat kepada salah satu…
Malut United harus menutup kompetisi Super League musim 2025-2026 dengan hasil pahit usai dibantai Borneo…