Kawasan parkiran Pasar Barito Ternate, Maluku Utara. Foto: Muhammad Ilham Yahya/cermat
Sejumlah pengunjung Pasar Barito Kota Ternate, Maluku Utara, mengaku merasa resah dengan praktik para juru parkir yang diduga ilegal alias jukir liar.
Salah satu pengunjung yang ditemui cermat di lokasi tersebut mengungkapkan bahwa praktik para jukir ini sudah berlangsung lama.
“Mereka sudah lama lakukan praktik itu, dan waktunya itu saat sore sampai malam hari,” kata Asbar salah seorang pengunjung, sejak Minggu, 11 Mei 2025 lalu.
Ia bilang, aksi para jukir ini bahkan dilakukan saat para petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate tengah berada di lokasi.
“Bahkan saat orang Dishub ada pun mereka tetap lakukan praktik itu. Misalnya kalau Dishub atur parkir di sebelah atas (utara) pasar barito, mereka atur di bagian bawah (selatan) pasar tepat di atas jembatan,” ungkap Asbar.
Menurut dia, besaran tarif parkir yang ditagih oleh jukir tersebut juga bervariasi mulai Rp2 ribu hingga Rp 4-5 ribu.
“Kalau dikasih uang 5 ribu misalnya, pasti mereka beralasan tidak ada kembalian, dan terkadang tidak ada karcis,” sambungnya.
Kru cermat juga melakukan pantauan di lokasi dan menemukan para jukir sedang mengatur motor para pengunjung pasar barito.
Salah satu jukir ketika ditemui mengaku, praktik yang dilakukanya telah memperoleh izin dari salah satu pegawai Dishub.
“Kami ini sudah izin di orang Dishub dan mereka kasih izin atur parkir di sini, tapi dengan catatan kalau mereka (Dishub) sudah selesai kerja,” jelas salah satu jukir yang enggan namanya disebutkan.
Ia bilang, setiap melakukan praktiknya dia dan teman-temannya bisa meraup keuntungan hingga 800 ribu hingga Rp.1 juta per hari.
“Kalau rame bisa lebih dari sejuta. Tapi ini kita bagi dengan orang Dishub yang biasa atur parkir di sini,” terangnya.
Ketika kru cermat hendak menannyakan siapa orang Dishub yang dimaksud, jukir tersebut menolak memberitahukan.
“Torang tidak bisa karena kalau torang bilang takutnya nanti sudah tidak bisa lagi atur parkir di sini,” katanya.
Terpisah, Plh Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate, Nandi Naser ketika dikonfirmasih mengatakan, akan mengecek hal ini ke kepala seksi yang menangani parkit.
“Terimakasih untuk infonya. Berkaitan dengan itu biar saya konfirmasi dulu dengan kepala seksi yang menangani parkir untuk cek langsung di area yang dimaksud,” singkatnya mengakhiri.
Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang menyeret oknum Kepala Desa Woekob, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten…
Pemerintah Kota Ternate meluncurkan Program Nexus Gamalama sebagai upaya memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana…
Tim Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate mulai melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan…
Polemik alokasi anggaran jaringan kanal senilai Rp40,8 miliar di Kabupaten Halmahera Timurl menjadi perhatian publik.…
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, secara resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku…
Kapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Arif Budiman, menegaskan audit kinerja yang dilakukan Inspektorat Pengawasan Daerah…