News

Kejari Halteng Kantongi Nama Calon Tersangka Kasus Korupsi Proyek Perumahan di Weda Tengah

Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Tengah telah mengantongi nama-nama calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan 100 unit rumah di Desa Lelief Woebulen, Kecamatan Weda Tengah.

Sebelumnya, tim penyidik telah melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Halmahera Tengah sebagai bagian dari proses penyidikan.

Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Tengah, Hariyanto Pane, mengungkapkan bahwa kasus ini sudah memasuki tahap penyidikan. Puluhan saksi telah dimintai keterangan, termasuk mantan Bupati Halmahera Tengah, Drs. Edi Langkara, yang akrab disapa Elang.

“Prosesnya sudah masuk tahap penyidikan. Beberapa pihak telah kami panggil untuk dimintai keterangan. Elang juga sudah diperiksa baru-baru ini dalam status perkara yang sama. Kalau nanti masih dibutuhkan, tentu akan kami panggil kembali,” ujar Hariyanto pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Hariyanto menambahkan, dalam waktu dekat status hukum kasus ini akan diperjelas. Pihaknya tengah menunggu hasil audit kerugian keuangan negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Maluku Utara.

“Hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP sudah hampir selesai. Tinggal kami tunggu. Nama-nama calon tersangka juga sudah kami kantongi. Dari perkembangan saat ini, sepertinya lebih dari satu orang yang akan ditetapkan sebagai tersangka,” tegasnya.

Kasus ini berkaitan dengan proyek pembangunan rumah yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan berpotensi menimbulkan kerugian negara. Proyek tersebut dibiayai oleh anggaran pemerintah dan diperuntukkan bagi pengembangan kawasan permukiman warga di sekitar wilayah industri.

redaksi

Recent Posts

Dr. Hasbullah dari UNKHAIR Bawa Riset Fuli Pala pada Kuliah Tamu di UNSRAT

Dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) UNKHAIR sekaligus Ketua Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia…

40 menit ago

Anggaran Pilkades Serentak di Taliabu Bertambah Ratusan Juta

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara resmi menambahkan alokasi anggaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)…

3 jam ago

Kodam Pattimura Terima 75 Senjata Api Ilegal dari Warga Maluku Utara

Kodam XV/Pattimura menerima penyerahan sukarela 75 senjata api, 1.069 butir amunisi, dan satu butir granat…

3 jam ago

NHM Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Hutan dan Lahan

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui langkah…

3 jam ago

NHM Serahkan Delapan Tangki Air untuk Penanganan Karhutla di Halmahera Utara

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menyerahkan bantuan delapan unit intermediate bulk container (IBC tank) kepada…

3 jam ago

Ada 1.692 Anak Tidak Sekolah di Pulau Taliabu

Pemerintah mencatat, terdapat sebanyak 1.692 Anak Tidak Sekolah (ATS) di Pulau Taliabu, Maluku Utara setelah…

1 hari ago