Potongan video tampak warga Sagea melakukan penolakan aktivitas pertambangan. Foto: Istimewa
Tim Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara akan segera turun ke lokasi untuk menyelidiki aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh PT Mahakarya Abadi Indonesia (MAI).
Langkah ini diambil menyusul penolakan dari masyarakat Desa Sagea-Kiya, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, terhadap kegiatan perusahaan tambang nikel tersebut. Warga menuding PT MAI menyerobot lahan tanpa izin dan belum memberikan ganti rugi yang layak.
“Sebagai tindak lanjut dari protes masyarakat, kami akan segera turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Maluku Utara, Kombes Pol Edy Wahyu Susilo, melalui Kasubdit IV Tipidter, Kompol Agus Supriadi, Selasa, 14 Oktober 2025.
Kompol Agus menjelaskan, tim penyidik akan mengumpulkan berbagai informasi dan keterangan terkait aktivitas pertambangan PT MAI, termasuk memeriksa dokumen perizinan seperti Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).
“Kami akan meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait, terutama jika ditemukan adanya aktivitas pertambangan yang melanggar ketentuan hukum,” tegasnya.
Menurut Agus, tim akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan sebelum mengambil langkah hukum lanjutan.
“Kami akan cek terlebih dahulu kondisi di lapangan. Jika ditemukan pelanggaran, maka akan dilakukan penyelidikan secara menyeluruh,” pungkasnya.
Personel Patmor Cobra Satuan Samapta Polres Pulau Morotai, Maluku Utara mengamankan 24 kantong minuman keras…
Komitmen menjaga kesehatan pekerja di tengah masifnya operasional industri terus ditingkatkan oleh PT Indonesia Weda…
Dinas Kesehatan Pulau Morotai, Maluku Utara menggelar pelatihan pelayanan kontrasepsi bagi tenaga bidan dari seluruh…
Kapolres Bobby Kusuma Ardiansyah memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Reskrim Polres Halmahera Timur…
Oleh: Alfian M. Hamzah S.T S.H Pegiat Literasi Anak Bangsa Pembubaran kegiatan nonton bareng (nobar)…
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Halmahera Utara, Rahmat, mulai membuktikan komitmennya dalam memberantas praktik dugaan korupsi…