Bendahara Pengeluaran Disperindag Kota Ternate saat keluar dari Kantor Kejari. Foto: Istimewa
Tim Penyidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, Maluku Utara, kembali memanggil Bendahara Pengeluaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Saiful.
Saiful dipanggil berkaitan dengan kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Retribusi Pasar di Disperindag Kota Ternate, sebesar Rp 1.038.353.437 pada tahun 2022 sampai Januari 2023.
Dalam kasus ini jaksa telah menetapkan Bendahara Pembantu dengan inisial N, sebagai tersangka dan kini masih ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Ternate.
Saiful, kepada wartawan, mengakui kedatangannya hari ini di kantor Kejari Ternate, berkapasitas sebagai saksi untuk memenuhi panggilan.
“Soal kasus Retribusi Pasar Disperindag, selain itu juga saya tanda tangan berita acara,” ucap Saiful, Selasa, 12 Desember 2023.
Terpisah, Kasi Pidsus Kejari Ternate M. Indra Gunawan Kesuma, saat dikonfirmasi, membenarkan soal pemanggilan kembali Bendahara Pengeluaran Disperindag.
“Iya, ada pemeriksaan Bendahara Pengeluaran Disperindag. Dia diperiksa sebagai saksi dan tandatangan berita acara pengambilan sumpah di persidangan nanti,” jelasnya dan mengakhiri.
—–
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
Sebanyak tiga ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kawalo, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau…
Gedung Polsek Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, hingga kini belum memperoleh anggaran rehabilitasi…
Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sula, Maluku Utara, resmi menahan mantan Kepala Desa Lekokadai berinisial AL…
Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara memastikan data yang dikumpulkan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE)…
Oleh: WDGafoer “Pulaskah tidurmu malam ini, Putri Malu-Ku?” Apakah mimpimu masih tentang aku atau kita…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara, resmi memperingati Hari Keluarga Nasional atau Harganas ke-33…