News

Kejari Tidore Bantah Terima Uang dari Keluarga Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi DID

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tidore Kepulauan, Maluku Utara, buka suara tentang adanya permintaan uang dari terdakwa dugaan korupsi Dana Insentif Daerah (DID) di Dinas Pertanian Kepulauan Kepulauan tahun 2020.

Dalam kasus ini, Nuraksar Kodja terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan dikenakan pidana penjara selama 3 tahun. Selain itu, juga dikenakan denda Rp 200 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan kurungan selama 3 bulan.

Terdakwa Nuraksar juga harus membayar uang pengganti sebesar Rp 119.976.000 dan dikurangi uang pengembalian yang dititipkan ke dalam rekening Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan sebesar 4,8 juta.

Setelah putusan yang dibacakan majelis hakim, suasana di persidangan menjadi ricuh, keluarga terdakwa meneriaki kuasa hukum meminta uang atas permintaan oknum Jaksa. Keluarga juga bilang oknum majelis hakim meminta uang.

Kepala Kejari Tidore, Widi Trismono membantah soal tuduhan mengenai adanya permintaan uang dari keluarga terdakwa.

“Jadi dalam proses tindak pidana korupsi itu harus melakukan pengembalian kerugian keuangan negara,” tegas Widi, Sabtu, 16 November 2024.

Widi menambahkan, permintaan kepada terdakwa ini, merupakan kerugian negara yang harus dikembalikan bukan untuk jaksa.

“Bahkan ada pemberian uang sebesar Rp 4 juta dengan tanda bukti setor kepada kami. Kita gak pernah minta minta kepada terdakwa Kodja. Tidak ada permintaan dari Inspektorat yang minta uang untuk hentikan kasus,” akunya.

Widi menegaskan, bahwa tudingan keluarga terdakwa sangat tidak benar, karena dirinya terus mengingatkan kepada tim penyidik untuk menangani kasus secara profesional.

“Gak mungkin kita begitu loh, yang jelas kita fokus pada pengembalian kerugian keuangan negara,” pungkasnya.

redaksi

Recent Posts

Sekolah di Taliabu Alami Kebakaran, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Sebanyak tiga ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kawalo, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau…

12 jam ago

Rehab Gedung Polsek Mangoli Barat Terkendala Status Lahan, Ini Kata Kapolres

Gedung Polsek Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, hingga kini belum memperoleh anggaran rehabilitasi…

12 jam ago

Eks Kades dan Bendahara di Sula Ditahan, Diduga Korupsi Dana Desa Rp231 Juta

Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sula, Maluku Utara, resmi menahan mantan Kepala Desa Lekokadai berinisial AL…

14 jam ago

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Malut Jamin Kerahasiaan Data

Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara memastikan data yang dikumpulkan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE)…

16 jam ago

Putri Malu-Ku

Oleh: WDGafoer  “Pulaskah tidurmu malam ini, Putri Malu-Ku?” Apakah mimpimu masih tentang aku atau kita…

17 jam ago

Harganas, Bupati Morotai Serukan Penguatan Keluarga Hadapi Tantangan Zaman

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara, resmi memperingati Hari Keluarga Nasional atau Harganas ke-33…

17 jam ago