Tamhid Bilo, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan Pulau Morotai. Foto: Aswan Kharie/cermat.
Kelapa Bido yang dikenal sebagai salah satu varietas unggulan Pulau Morotai, Maluku Utara, ternyata mampu tumbuh dan berbuah di wilayah dataran tinggi.
Kemampuan tersebut terlihat dari hasil pengembangan dan uji coba yang dilakukan di kawasan Morodadi SP 1 dan Morodadi SP 3. Kondisi ini menjadi peluang untuk memperluas pengembangan kelapa Bido di sejumlah wilayah Morotai.
Kepala Dinas Pertanian Pulau Morotai, Tahmid Bilo, mengatakan kelapa Bido telah tersebar di seluruh desa pada enam kecamatan.
“Kelapa Bido sudah tersebar di enam kecamatan. Seperti di Morodadi SP 3 terdapat sekitar 1.500 pohon kelapa Bido. Dari jumlah itu, lebih dari 200 pohon telah berbuah,” kata Tahmid, Rabu, 9 September 2026.
“Sementara di Morodadi SP 1 terdapat lebih dari 200 pohon yang masih dalam tahap pertumbuhan dan belum menghasilkan buah,” tambahnya.
Tahmid menjelaskan, penanaman di dua kawasan tersebut merupakan bagian dari uji coba untuk mengetahui kemampuan kelapa Bido beradaptasi dengan kondisi dataran tinggi.
“Hasil uji coba menunjukkan kelapa Bido dapat tumbuh dan berproduksi di dataran tinggi,” ujarnya.
Selain di kawasan Morodadi, kata dia, perkembangan kelapa Bido juga terlihat di Desa Ngele-Ngele Besar. Di wilayah tersebut terdapat sekitar 800 pohon yang telah berbuah.
“Persebaran tanaman di sejumlah wilayah menjadi salah satu modal bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan komoditas kelapa secara lebih luas. Pengembangan tidak hanya diarahkan pada peningkatan produksi, tetapi juga peningkatan nilai ekonomi bagi masyarakat,” tutupnya.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate meningkatkan penanganan kasus dugaan korupsi pengelolaan belanja habis pakai pada Dinas…
Dua nama Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara berinisial HF dan…
Kelapa Bido di Pulau Morotai, Maluku Utara, berpeluang dikembangkan sebagai bahan baku Sustainable Aviation Fuel…
Warga Kelurahan Ngade RT 03 dan RT 08 saat ini sedang menyampaikan keluhan terkait dugaan…
Oleh: WDGafoer “Aku binatang jalang…”. Seseorang membaca kalimat tengik itu lagi. Aduhai bujang tengil.…
Dandim 1514/Morotai Letkol Inf. Deni Rustandi Hidayat mendorong pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di…