News

Kemendes dan Asosiasi Desa Tingkatkan Literasi KDKMP di Malut

TERNATE – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digagas 10 asosiasi desa di Kota Ternate, Maluku Utara, Rabu (5/8/2026).

Seminar tersebut menjadi forum untuk membahas secara komprehensif program KDKMP sekaligus menyamakan pemahaman antara pemerintah, pemerintah desa, swasta, BUMN, akademisi, pendamping desa, hingga masyarakat.

Yandri mengatakan, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bersama asosiasi desa sengaja membuka ruang diskusi publik agar informasi mengenai KDKMP dapat disampaikan secara utuh kepada seluruh pemangku kepentingan.

“Kami juga mengundang para kepala desa, perangkat, pendamping desa, akademisi hingga generasi muda agar nantinya ada kesamaan narasi yang akan disampaikan,” ujar Yandri.

Menurut dia, forum tersebut penting untuk memastikan keberadaan KDKMP sebagai salah satu infrastruktur ekonomi pemerintah di tingkat desa dapat dikawal dan berjalan maksimal.

Yandri juga menjelaskan posisi strategis koperasi tersebut, termasuk terkait lokasi pembangunan. Ia menyebut penentuan lokasi KDKMP merupakan hasil kesepakatan bersama, meski pada sejumlah desa masih terkendala ketersediaan lahan.

“Meski begitu, kami yakin warga desa tetap bakal datang karena KDKMP bakal menjadi sentra penyaluran semua bantuan pemerintah ke desa,” katanya.

Yandri menargetkan sekitar 35.000 KDKMP sudah beroperasi hingga akhir Agustus 2026. Pemerintah berharap keberadaan koperasi tersebut dapat menjadi penggerak ekonomi di tingkat desa dan kelurahan sekaligus memperkuat distribusi barang bersubsidi.

Dengan demikian, KDKMP diharapkan mampu memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa.

Terkait persoalan lahan yang masih ditemukan di sejumlah daerah, Yandri memastikan pemerintah akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait agar pembangunan koperasi berjalan sesuai target nasional.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, 10 asosiasi desa juga kembali membacakan pernyataan sikap bersama. Mereka menyepakati bahwa program KDKMP merupakan agenda prioritas pemerintah yang perlu mendapat dukungan penuh dari seluruh pihak terkait.

redaksi

Recent Posts

732 Warga Taliabu Pindah Domisili, Terbanyak untuk cari Kerja

Sebanyak 732 warga Pulau Taliabu, Maluku Utara, memilih pindah domisili. Dari angka itu, 496 orang…

5 jam ago

BPJS Morotai: Pasien Pulang Paksa Tak Otomatis Kehilangan Status PBI

Pasien yang memilih pulang paksa atau meninggalkan rumah sakit atas permintaan sendiri tidak otomatis kehilangan…

18 jam ago

Blokade Jalan Lumpuhkan Akses Empat Kecamatan di Morotai

Aksi blokade jalan yang dilakukan warga Desa Sabatai Tua dan Desa Sabala, Pulau Morotai, Maluku…

18 jam ago

Survei: Upah Buruh PT IWIP Tak Cukupi Kebutuhan Hidup

Upah yang diterima buruh di kawasan industri PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera…

1 hari ago

Sekjend DPP Beberkan Peluang Nasri Abubakar Pimpin Demokrat Malut

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menjelaskan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat…

1 hari ago

Hadapi 2027, Ake Ga’ale Siapkan Perluasan Jaringan Air Bersih

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Ake Ga’ale Kota Ternate menyiapkan sejumlah program pengembangan jaringan…

1 hari ago