News

KPK Supervisi Kasus Dugaan Korupsi Anggaran DD Kabupaten Pulau Taliabu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan supervisi satu kasus dugaan korupsi yang tak kunjung dituntaskan. Kasus itu terkesan hanya bolak balik berkasnya dari Polda Maluku Utara ke Kejaksaan Tinggi (Kejati).

Kasus yang disupervisi ini adalah korupsi anggaran dana desa (DD) di Kabupaten Pulau Taliabu pada 2017. Saat itu, anggarannya ditransfer ke perusahaan atas nama CV Syafaat Perdana. Lalu, dari total anggaran untuk 71 Desa pada 8 kecamatan, dilakukan pemotongan sebesar Rp 60 juta per desa.

Kasus yang ditangani sekitar 7 tahun ini memiliki tersangka tunggal dengan inisial A, yang merupakan pemilik CV Syafaat Perdana.

Supervisi ini dilakukan di Kantor Kejati Maluku Utara, yang menghadirkan Direktur Ditreskrimsus Kombes Pol Afriandi Lesmana, serta penyidik dan Aspidsus Kejati Ardian, termasuk Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kombes Afriandi kepada awak media mengatakan, supervisi ini untuk menyamakan persepsi soal kasus dugaan korupsi penyalahgunaan Dana Desa tahun 2017 di Kabupaten Pulau Taliabu. Hasilnya, diusulkan untuk telusuri lebih jauh keterlibatan pihak lain.

“Untuk tentukan tersangka lain, kita tunggu pengembangan penyidikan. Kemungkinan ada tersangka lain,” tegasnya, Kamis, 26 Oktober 2023.

Afriandi menambahkan, kasus tersebut lama ditangani. Terkendala pergantian Penyidik dan Jaksa, sehingga kasus ini belum selesai.

“Walaupun lama tapi akan kita tetap sidik,” ucapnya.

Afriandi bilang, untuk pemanggilan Bupati Taliabu menunggu perkembangan dari tim penyidik, sejauh mana keterlibatannya akan dilihat.

“Jika butuh keterangan bupati sebagai saksi, ya nanti kita atur,” tutupnya.

——

Penulis: Samsul Laijou

Editor: Ghalim Umabaihi

redaksi

Recent Posts

Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang…

32 menit ago

Balai Bahasa: Kehadiran Tambang Jadi Faktor Pergeseran Bahasa Sawai

Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…

1 hari ago

Penyebab Bahasa Sawai di Halmahera Tengah Makin Tergerus

Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…

1 hari ago

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

2 hari ago

BPN akan Lakukan Pengukuran Lahan Bandara Bobong

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…

2 hari ago

APBD Perubahan Ternate Tembus Rp988,83 Miliar

Pemerintah Kota Ternate mengusulkan Perubahan APBD 2026 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp988,83 miliar, naik…

2 hari ago