News

Mulai 2026, Pengelolaan Anggaran Desa di Morotai Wajib Berbasis Online

Pemerintah Daerah Pulau Morotai, Maluku Utara, menegaskan bahwa mulai tahun 2026 seluruh proses pengelolaan anggaran desa tidak lagi dilakukan secara manual, melainkan berbasis online.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi sadar hukum yang digelar Kejaksaan Negeri Pulau Morotai bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) pada Jumat, 26 September 2025.

Kabid Pemerintahan Desa DPMD Morotai, Fahri Abd Aziz, menjelaskan bahwa perangkat desa harus menyesuaikan diri dengan penggunaan aplikasi jaga desa, yang sudah disiapkan untuk memantau seluruh tahapan pengelolaan dana desa.

“Mulai dari bagaimana APBDES disusun hingga pertanggungjawaban, semuanya harus diunggah. Jadi tidak ada lagi proses ofline. Karena menyangkut pencairan pun nanti sudah melalui sistem online,” teganya.

Menurut dia, penerapan sistem ini merupakan langkah pencegahan agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran desa sekaligus untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi ditingkat desa.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Morotai, Eko Setiawan, dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya pemahaman hukum bagi perangkat desa.

“Saya berharap kegiatan ini bisa membuat perangkat desa lebih sadar hukum, hati-hati dalam mengelola anggaran, dan menjadi agen perubahan untuk masyarakat,” ujarnya.

redaksi

Recent Posts

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Berpotensi Tsunami

Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026.…

31 menit ago

Demokrat Taliabu Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Sambut HUT ke-25

Partai Demokrat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar aksi lingkungan bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia…

16 jam ago

Haknya Dipenuhi, 10 Pekerja Akhiri Perselisihan dengan PT Position

Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…

19 jam ago

BI Catat Transaksi Nontunai di Malut Terus Meluas

Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…

2 hari ago

Seorang Pemuda Halmahera Utara Hilang di Hutan Desa Sukamaju

Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…

2 hari ago

Malut Terima Rp397,8 Miliar Dari Pusat, Berapa Jatah untuk Kabupaten/Kota?

Pemerintah pusat mengucurkan dana Rp397,8 miliar kepada Maluku Utara pada 2026. Dana yang bersumber dari…

2 hari ago