Sumur tua yang mengalami ambruk akibat hujan deras di Ternate. Foto: Amat/cermat
Sumur tua di Kelurahan Dufa-dufa, Kota Ternate, Maluku Utara yang amblas akibat hujan deras pada Desember 2024 kini tak kunjung diperbaiki.
Warga sekitar mengaku, sumur yang diperkirakan berusia hampir 50 tahun itu belum ditangani pihak terkait.
“Dari dia jatong (amblas) sampai ini baik dari lurah atau kecamatan hanya diam saja. Padahal ini bahaya, kapan saja bekas longsoran itu bisa saja melebar,” kata sumber tersebut yang menyebut namanya kepada cermat, Kamis, 6 Maret 2025.
Ia mengaku, sudah beberapa kali dirinya mendatangi pihak kelurahan maupun kecamatan untuk meminta solusi.
“Saya datang di kelurahan maupun kecamatan untuk minta mereka komunikasi ke pihak terkait agar cepat ambil langkah, hanya saja sampai saat ini pihak kecamatan dan kelurahan diam saja. Padahal jarak antara kantor camat dan lokasi sumur ini dekat saja” sesalnya.
“Lokasi sumur ambruk ini tepat ada di tengah permukiman, bahkan jarak dengan rumah warga tidak sampe 1 meter, jadi harus segera ditangani, kalau tidak bahaya,” sambungnya.
Tidak hanya itu, ia mengungkapkan, ketika hujan turun tanah di sekitar lokasi sumur berjatuhan dan membuat lokasi longsoran makin melebar.
“Kalau hujan dinding tanah ini sering longsor, itu karena pembuangan air got (saluran) semuanya lewat di samping sumur itu. Ini bahaya sekali,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bancana Daerah (BPBD) Kota Ternate, Ferry Handany Welley ketika dikonfirmasi perihal ini mengaku, saat ini pihaknya tengah melakukan pengusulan anggaran agar lokasi ambruknya sumur tersebut bisa ditimbun.
“Anggarannya baru kita usulkan tahun ini. Tapi rencananya kita akan gunakan anggaran BTT,” jelas Ferry.
Ia bilang, pihaknya telah melakukan verifikasi dan pengecekan di lapangan. “Kita akan komunikasikan ini dengan lurah dan camat,” pungkasnya.
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…
Seorang anggota Sat Brimob Polda Maluku Utara berinisial Bripka RD alias Raihan (37) diduga melakukan…
Malut United FC terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun fondasi sepak bola di Maluku Utara. Hal…