Categories: News

Nasib Tenaga PPPK Morotai: Kerja Keras, Gaji Terlambat, Hidup Merana

Ratusan tenaga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Pulau Morotai, Maluku Utara, mengaku hidup merana lantaran gaji mereka terlambat dicairkan.

Keresahan itu diutarakan para ratusan PPPK yang mendatangi Kantor Bupati Pulau Morotai, Senin, 9 September 2024.

Ada sekitar 330 PPPK dari berbagai formasi seperti guru, kesehatan, dan tenaga teknis yang mengaku hidup dalam ketidakpastian.

Mereka meminta pemerintah daerah segera menyelesaikan masalah tersebut agar mereka dapat hidup layak.

“Kami telah bekerja keras untuk melayani masyarakat, namun hak kami sebagai pekerja belum terpenuhi,” ungkap salah seorang PPPK yang enggan namanya disebutkan.

Mereka berharap pemerintah daerah segera memberikan kejelasan terkait penyebab keterlambatan pembayaran gaji.

“Kami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi untuk membiayai pendidikan anak,” tambah seorang guru PPPK dengan nada sedih.

Terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pulau Morotai, Suriani Antarani, saat dikonfirmasi mengungkapkan gaji PPPK bulan september masih akan menunggu dana transfer dari pusat.

“Apabila anggarannya sudah ditransfer maka diproses pembayaran gaji PPPK bulan September,” ucapnya.

Ia bilang, sementara untuk bulan Agustus semua sudah dibayar dan untuk PPPK kesehatan nanti ditanyakan ke Dinas Kesehatan karna Surat Perintah Membayar (SPM).

redaksi

Recent Posts

Insiden TNI-Polri di Morotai Berakhir Damai, Danyonif 822 Buka Suara

Komandan Batalyon Teritorial Pembangunan Infanteri (Danyonif TP) 822/Satria Magawe, Letnan Kolonel Inf Raju Pacilasera, memberikan…

1 jam ago

IWIP Perluas Rehabilitasi Mangrove, 36.500 Bibit Telah Ditanam di Maluku Utara

WEDA BAY — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) memperluas program rehabilitasi mangrove di…

3 jam ago

Duduk Perkara Kasus Nurjaya Ibrahim yang Berakhir di Badan Kehormatan DPRD

Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate resmi memberhentikan Nurjaya Hi Ibrahim dari keanggotaan legislatif. Keputusan…

8 jam ago

ERT NHM Matangkan Strategi Hadapi IFRC 2026 di Timika

Tim Emergency Response Team (ERT) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus mematangkan kesiapan menghadapi Indonesia…

8 jam ago

Tiga Tahun Perkuat Hubungan Australia-Malut, Todd Dias Akhirnya Pamit

Masa tugas Konsul-Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, berakhir setelah tiga tahun menjalankan diplomasi dan…

8 jam ago

Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Melejit di 2026, Tertinggi di Indonesia

Ekonomi Maluku Utara kembali mencatat pertumbuhan tinggi pada 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi…

23 jam ago