Sejumlah pengendara mengaku merasa terganggu dengan rusaknya papan reklame tersebut, sebab dapat membahayakan. Foto: La Ode Hizrat Kasim/cermat
Papan reklame di pusat Kota Bobong, Pulau Taliabu, Maluku Utara, ambruk akibat angin kencang pada Minggu, 01 Januari 2026. Insiden ini bikin aktivitas jalan terganggu.
Salah seorang pengendara, Yudhi mengatakan, kerusakan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah. Ia menyarankan agar secepatnya dilakukan perbaikan.
“Papan reklame Kota Bobong ini terlihat sudah rusak parah, namun tak ada perhatian pemerintah daerah. Akibatnya, dihantam angin pun langsung ambruk,” kata Yudhi.
Sementara dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kominfo Pulau Taliabu, Darmanto mengatakan, pihaknya saat ini tengah mencari alat berat untuk mencegah kerusakan berlanjut.
“Ini harus diantisipasi dan diperbaiki. Sebab ini sangat membahayakan pengendara di Kota Bobong,” ucap Darmanto kepada cermat, Minggu, 01 Januari.
Ia bilang, pemerintah mengimbau agar pengendara dapat berhati-hati saat melaksanakan aktivitas. “Antisipasi yang kami lakukan ini, agar pengendara tidak terganggu dalam beraktivitas di jalanan,” tutupnya.
Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…
Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…
Pemerintah Kota Ternate mengusulkan Perubahan APBD 2026 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp988,83 miliar, naik…
Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…