News

Penyidik Polres Morotai Dilaporkan soal Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan

Kuasa hukum tersangka kasus Minyakita di Pulau Morotai melaporkan Kasat Reskrim Polres Morotai, Iptu Yakup Panjaitan, ke Polda Maluku Utara terkait dugaan pemalsuan tanda tangan saksi dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Dugaan tersebut mencuat setelah seorang saksi di persidangan mengaku tidak pernah menandatangani dokumen pemeriksaan sebagaimana tercantum dalam berkas perkara.

Laporan itu diajukan oleh tersangka berinisial DL melalui tim kuasa hukumnya ke Bidang Propam dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Malut.

Kuasa hukum DL, Rahim Yasin, mengatakan pihaknya menduga terdapat kejanggalan dalam proses penyidikan perkara pengurangan takaran Minyakita yang kini tengah disidangkan di Pengadilan Negeri Tobelo.

“Ini menyangkut dugaan pemalsuan BAP. Karena itu kami membuat laporan ke Propam dan Krimum Polda Maluku Utara,” kata Rahim saat ditemui di Mapolres Morotai, Senin, 11 Mei 2026.

Menurutnya, pengaduan tersebut telah dimasukkan sejak 3 Mei 2026. Selain mempersoalkan dugaan pemalsuan dokumen, pihaknya juga menyoroti aspek etik dalam penanganan perkara.

“Ada dua laporan yang kami masukkan, satu di Krimum dan satu lagi di Propam Polda Malut. Fokus utama kami pada dugaan pemalsuan dokumen pemeriksaan,” ujarnya.

Rahim berharap laporan tersebut diproses secara profesional agar tidak menimbulkan keraguan publik terhadap penegakan hukum.

“Kami ingin semuanya dibuka secara objektif supaya proses hukum berjalan transparan dan adil,” katanya.

Persoalan ini mulai menjadi perhatian setelah salah satu saksi dalam sidang perkara Minyakita memberikan keterangan berbeda dengan isi BAP yang tercantum dalam berkas penyidikan. Saksi tersebut mengaku tidak pernah membubuhkan tanda tangan pada dokumen pemeriksaan.

Keterangan itu kemudian menjadi dasar bagi kuasa hukum DL untuk meminta Polda Maluku Utara melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap proses penyidikan yang dilakukan penyidik Polres Pulau Morotai.

redaksi

Recent Posts

Polisi: Tidak Ada Peluru Tajam di Aksi Protes Warga Banemo, Halteng

Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…

14 jam ago

Kapolda Malut Minta Masyarakat Tak Terprovokasi soal Pengamanan Warga di Banemo

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman meminta masyarakat tidak terprovokasi menyusul pengamanan sejumlah warga…

14 jam ago

Dishub Klaim Perbaikan 75 Titik PJU di Ternate Rampung Akhir 2026

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate memperbaiki 75 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan…

16 jam ago

Lestarikan Alam, Pertamina Tanam Terumbu Karang di Laut Jambula

Upaya menjaga ekosistem laut di wilayah pesisir Kota Ternate kembali dilakukan melalui penanaman terumbu karang…

18 jam ago

OJK Malut Terima Lagi Aduan Kerugian Investasi, 12 Warga Korban

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Utara kembali menerima pengaduan terkait dugaan investasi ilegal bernama Investasi…

18 jam ago

NHM Peduli Skrining 29 Anak dan Balita Stunting di Lima Kecamatan Halmahera Utara

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli kembali melakukan skrining kesehatan terhadap anak…

21 jam ago