News

PLN Morotai Minta Maaf, Meteran Listrik Terlambat Dipasang Akibat Kekurangan Material

Pihak PLN ULP Daruba, Pulau Morotai, Maluku Utara akhirnya angkat bicara terkait keluhan warga soal belum terpasangnya meteran listrik di sejumlah rumah penerima bantuan. Keterlambatan tersebut diakui terjadi akibat keterbatasan stok material meteran listrik.

Manajer ULP PLN Daruba, Cahyo Tri Hartoyo, mengatakan bahwa pihaknya memang mengalami kekurangan stok meteran untuk pemasangan baru. Hal tersebut, kata dia, terjadi karena tingginya jumlah penerima bantuan pemasangan listrik di wilayah Maluku dan Maluku Utara.

“Memang kami kemarin kekurangn material stok meter untuk pasang baru. Karena jumlah keluarga penerima bantuan cukup banyak di seluruh wilayah Maluku dan Maluku Utara,” ujar Cahyo, saat dikonfirmasi, Jumat, 3 Maret 2026.

Ia bilang, keterbatasan stok tersebut tidak hanya terjadi di Morotai, tetapi juga di sejumlah daerah lain. Selain itu, menurutnya, faktor geografis Morotai yang cukup jauh turut mempengaruhi proses distribusi material.

“Wilayah Morotai yang cukup jauh mbuat proses pengiriman logkstik dari penyuplai material membutuhkan waktu yang lebih lama,” katanya.

Meski demikian, ia memastikan bahwa saat ini material meteran listrik sudah tiba di Morotai. Pihaknya pun menargetkan pemasangan akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

“Materialnya baru tiba, dan direncanakan dalam minggu ini akan dilakukan pemasangan meteran tersebut di rumah pelanggan,” jelasnya.

Atas keterlambatan tersebut, pihak PLN ULP Daruba juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak.

“Kami dari PLN ULP Daruba menyampaikan permohonan maaf akibat keterlambatan ini,” tutupnya.

Sebelumnya, warga di beberapa desa di Morotai mengeluhkan bantuan listrik yang hanya berupa instalasi dasar tanpa pemasangan meteran.

redaksi

Recent Posts

Kasus HIV/AIDS Morotai Bertambah, Dua Pasien Dilaporkan Meninggal

Kasus HIV/AIDS di Pulau Morotai, Maluku Utara kembali mengalami peningkatan pada 2026. Rumah Sakit Umum…

6 jam ago

Kejati Malut Tetapkan Mantan Bupati Taliabu Aliong Mus sebagai Tersangka

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Sufari, membuktikan komitmennya dalam memberantas tindak pidana korupsi tanpa…

9 jam ago

Hewan Kurban Presiden Resmi Diterima Pemkot Ternate

Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate resmi menerima bantuan satu ekor sapi hewan kurban dari Presiden Republik…

13 jam ago

Kapolda Brigjen Arif Lanjutkan Program Irjen Waris, Dorong Pemda Bentuk Perda Masyarakat Adat

Kapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Arif Budiman, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang telah…

1 hari ago

Utang Obat RSUD Morotai Belum Lunas, Nilainya Capai Ratusan Juta Rupiah

RSUD Ir Soekarno Pulau Morotai, Maluku Utara disebut belum melunasi pembayaran obat kepada salah satu…

1 hari ago

Laga Penutup Super League: Malut United Keok 7-1 Atas Borneo FC

Malut United harus menutup kompetisi Super League musim 2025-2026 dengan hasil pahit usai dibantai Borneo…

2 hari ago