News

Polda Malut Segera Periksa Bupati Frans Manery atas Dugaan Ancaman Pembunuhan

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara mulai melakukan penyelidikan kasus Bupati Frans Manery atas laporan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Halmahera Utara.

GMKI diketahui memasukan tiga laporan, masing-masing terkait pengancaman terhadap nyawa, pengerusakan, dan terkait Undang-undang darurat Nomor 12 tahun 2021.

Kasus ini bermula GMKI Halmahera Utara melakukan unjuk rasa. Bupati Frans yang sudah tidak tahan lagi, karena ditegur massa tidak mau mendengar, akhirnya mengejar pendemo dengan parang.

Frans bahkan diduga memotong kaca mobil dan sound system yang digunakan pendemo.

Informasi yang diterima cermat, sesuai surat perintah tim penyidik Subdit III, Jatanras akan ke Halmahera Utara untuk melakukan pemeriksaan saksi-saksi di sana.

Direktur Reskrimum Polda Maluku Utara, Kombes Pol Asri Effendy ketika dikonfirmasi cermat mengatakan, pihaknya telah menerima laporan resmi dan sudah diproses.

“Tim sudah ditunjuk. Itu yang menangani Subdit Jatanras. Rencananya akan melakukan pemeriksaan saksi-saksi ke Halmahera Utara, sekaligus turun ke TKP,” jelas Asri, Kamis, 6 Juni 2024.

Asri menambahkan, pemeriksaan saksi-saksi dan mencari alat bukti lainnya ini dalam rangka penyelidikan. Termasuk parang yang digunakan mengejar pendemo asli atau tidak akan dikroscek.

“Terlapor (Bupati Frans) dan pelapor (ketua GMKI) pasti kita minta klarifikasi. Jika sudah dilakuan dan bukti awal akan dilakukan gelar perkara untuk naik ke tahap penyidikan,” tegasnya.

Asri bilang, jika dalam kasus ini setelah dilakukan penyelidikan dan terbukti pihaknya tidak tebang pilih, semuanya diproses hukum.

“Kita proses sesuai aturan, kalau terbukti ya tentunya kita proses,” pungkasnya.

—-

Penulis: Samsul Laijou

Editor: Ghalim Umabaihi

redaksi

Recent Posts

Polisi: Tidak Ada Peluru Tajam di Aksi Protes Warga Banemo, Halteng

Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…

15 jam ago

Kapolda Malut Minta Masyarakat Tak Terprovokasi soal Pengamanan Warga di Banemo

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman meminta masyarakat tidak terprovokasi menyusul pengamanan sejumlah warga…

15 jam ago

Dishub Klaim Perbaikan 75 Titik PJU di Ternate Rampung Akhir 2026

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate memperbaiki 75 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan…

17 jam ago

Lestarikan Alam, Pertamina Tanam Terumbu Karang di Laut Jambula

Upaya menjaga ekosistem laut di wilayah pesisir Kota Ternate kembali dilakukan melalui penanaman terumbu karang…

18 jam ago

OJK Malut Terima Lagi Aduan Kerugian Investasi, 12 Warga Korban

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Utara kembali menerima pengaduan terkait dugaan investasi ilegal bernama Investasi…

19 jam ago

NHM Peduli Skrining 29 Anak dan Balita Stunting di Lima Kecamatan Halmahera Utara

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli kembali melakukan skrining kesehatan terhadap anak…

21 jam ago