News

Polisi Mulai Periksa 2 Orang soal Dugaan Pungli di Lingkungan Masjid Al-Munawwar Ternate

Penyidik Satreskrim Polres Ternate, Maluku Utara, rupanya serius dalam menangani keluhan pedagang soal pungutan ‘jatah preman’ di lingkungan gedung Dhuafa Center dan Mesjid Al-Munawwar.

Saat ini penyidik telah melayangkan surat panggilan dan melakukan pemeriksaan 2 orang yang dianggap tahu masalah tersebut.

Penyidik juga telah menjadwalkan pemeriksaan kepada orang-orang yang memungut uang dari pedagang. Termasuk para pedagang juga akan diperiksa.

2 orang yang telah diperiksa ini, di antaranya koordinator keamanan, Gunawan dan Ketua Badan Tamil Masjid Raya Al-Munawwar Ternate, Bahtiar Teng.

Kapolres Ternate AKBP Niko Irawan melalui Kasat Reskrim IPTU Bondan Manikotomo membenarkan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap keduanya.

Dari hasil pemeriksaan, menemukan para pedagang memang berjualan atas izin dari pihak mesjid, tapi tarif berbeda-beda.

“Kemarin pedagang berjualan itu dasarnya surat dari masjid,” kata Bondan, Selasa, 3 Oktober 2023.

Dari isi surat yang telah dikroscek tim penyidik, ditemukan tarif yang tertera di situ beda-beda.

“Jadi kenapa ini lama, karena kita periksa semua pedagang yang harganya berbeda-beda itu,”akuinya.

Bondan bilang, sesuai data, ada 20 pedagang yang berjualan di lokasi tersebut. Untuk itu, pihaknya akan menjadwalkan pemanggilan terhadap para pedagang.

“Ada juga pedagang harian, tetapi kita minta keterangan dulu yang 20 pedagang,” pungkasnya.

——-

Penulis: Samsul Laijou

Editor: Ghalim Umabaihi

redaksi

Recent Posts

Dituding Suap Anggota DPRD Ternate, Pemilik Villa Lago Montana Lapor Polisi

Pemilik Villa Lago Montana, Agusti Talib, resmi melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ke…

1 jam ago

Seorang Anak di Galela Jadi Korban Penganiayaan, Orang Tua Lapor Polisi

Seorang anak di Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, diduga menjadi korban penganiayaan hingga mengalami sesak…

1 jam ago

Pemda Haltim Akan Panggil Manajemen PT Feni, Buntut Dugaan Pencemaran Lingkungan

Dugaan pencemaran lingkungan di Kali Kukuba yang bermuara ke perairan Teluk Buli mendapat perhatian serius…

2 jam ago

Jurnalis Masih Rentan Kekerasan dan Upah Tak Layak

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang bertepatan dengan Hari Pers Sedunia dimanfaatkan jurnalis,…

5 jam ago

Bantah Jual Mobil Dinas, Kades di Morotai Minta Kasus Diusut

Kepala Desa Bere-Bere Kecil, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Remon Mozes, meminta…

5 jam ago

Aktivitas Pertambangan PT Feni Diduga Cemari Kali Kukuba di Halmahera Timur

PT Feni, perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Timur, diduga mencemari Kali Kukuba…

8 jam ago