Gambar bangunan baru Polres Ternate yang saat ini masih dalam tahap proses pembangunan. Foto: Istimewa
Penyidik Satreskrim Polres Ternate melakukan pemeriksaan terhadap seorang dokter muda berinisial I (24) dalam kasus dugaan pengeroyokan FN (28).
Informasi yang diterima cermat, polisi juga akan melakukan pemeriksaan terhadap rekan dokter dan pacar korban yang diduga seorang anggota polisi itu.
Pacar korban diketahui merupakan mantan dari si oknum dokter. Kasus pengeroyokan ini terjadi karena diduga dokter tersebut cemburu atas hubungan korban dan mantannya.
Saat ini penyidik menjadwalkan untuk melakukan gelar perkara peningkatan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan.
Kasat Reskrim Polres Ternate, IPTU Bondan Manikotomo kepada cermat, membenarkan penyidik telah melakukan permintaan keterangan terhadap terlapor.
“Dari permintaan keterangan, terlapor mengakui melakukan pengeroyokan,” jelas Bondan, Senin, 31 Juli 2023.
Bondan menambahkan, motifnya, terlapor mengakui karena cemburu dengan mantannya yang kini telah berpacaran dengan korban.
“Motif masih sama karena perihal cemburu,” katanya.
Bondan bilang, penyidik sedang menjadwalkan gelar perkara peningkatan status kasus, selanjutnya pihaknya akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.
“Hari ini kita masih bersifat klarifikasi, kalau sudah sidik kita periksa sebagai saksi, kita akan panggil lagi termasuk si mantan dari terlapor ini,” pungkasnya.
————
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
Tim Penyelidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi meningkatkan status penanganan kasus dugaan tindak pidana…
Ketua Badan Hukum NasDem Maluku Utara, Fahruddin Maloko, menyoroti maraknya dugaan kriminalisasi terhadap warga yang…
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku Utara, Nazlatan Ukhra Kasuba, menyatakan komitmen lembaganya untuk memperkuat…
Proses hukum kasus dugaan penganiayaan yang menimpa seorang staf Dinas Sosial Kota Ternate berinisial D,…
Polres Pulau Morotai akan mengeluarkan imbauan kepada seluruh tempat hiburan malam untuk menghentikan aktivitasnya selama…
Demonstrasi penolakan operasi tambang PT MAI di Desa Sagea, Weda Utara, Halmahera Tengah, Maluku Utara,…