Categories: News

Rektor Unipas Soroti Wacana Polri di Bawah Kementerian

Rektor Universitas Pasifik (Unipas) Pulau Morotai, Maluku Utara, Irfan Abdurahman, menilai wacana penempatan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian tidak tepat jika hal itu dilihat dari aspek reformasi kelembagaan.

“Yang pertama dari aspek reformasi kelembagaan, saya kira ada beberapa pihak yang berkeinganan agar Polri berada di bawah satu kementerian. Menurut saya itu tidak tepat,” ujar Irfan kepada cermat, Sabtu, 31 Januari 2026.

Ia bilang, pascareformasi kurang lebih selama dua puluh tahun, Polri justru tengah berada pada fase menuju kematangan sebagai sebuah organisasi.

“Bagi saya, pascareformasi kurang lebih 20 tahun ini Polri sedang menuju fase kematangan organisasi, sehingga kedudukannya di bawah Presiden itu sudah sangat tepat,” jelas dia.

Meski demikian, kata ia, Polri tetap perlu melakukan reformasi secara internal guna menjawab berbagai harapan publik.

“Hanya saja Polri perlu berbesar hati untuk mau mereformasi secara internal. Harapan publik agar Polri tidak lagi terlibat dalam pertarungan politik praktis sebagaimana dugaan yang beredar di medja sosial dan sebagainya. Itu perlu dijawab,” katanya.

Reformasi kelembagaan Polri harus dilakukan secara lebih menyeluruh, baik dari aspek sumber daya manusia maupun sistem dan tata kelola organisasi.

“Sehingga itu perlu dijawab lewat reformasi kelembagaan yang lebih total, baik dari aspek sumber daya maupun yang lainnya,” ujarnya.

Ia berharap penguatan Polri ke depan dapat diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, khusunya pada personil yang bertugas di darerah-daerah terpencil dan jauh dari pusat kekuasaan.

“Harapan saya Polri tetap diperkuat lewat kegiatan-kegiatan yang bisa meningkatkan SDM, terutama bagi SDM Polri yang berada diluar daerah dan diluar jangkauan kekuasaan,” tuturnya.

Sebagai akademisi dari wilayah kepulauan, Irfan menyampaikan harapannya agar reformasi Polri dapat membuka ruang yang lebih adil bagi putra-putri daerah.

“Kami sebagai orang daerah punya mimpi, reformasi ini berjalan sehingga anak-anak daerag yang berada di pulau-pulau terpencil juga bjsa menduduki jabatan-jabatan strategis di struktur Polri,” tutupnya.

redaksi

Recent Posts

Duduk Perkara Kasus Nurjaya Ibrahim yang Berakhir di Badan Kehormatan DPRD

Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate resmi memberhentikan Nurjaya Hi Ibrahim dari keanggotaan legislatif. Keputusan…

47 menit ago

ERT NHM Matangkan Strategi Hadapi IFRC 2026 di Timika

Tim Emergency Response Team (ERT) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus mematangkan kesiapan menghadapi Indonesia…

1 jam ago

Tiga Tahun Perkuat Hubungan Australia-Malut, Todd Dias Akhirnya Pamit

Masa tugas Konsul-Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, berakhir setelah tiga tahun menjalankan diplomasi dan…

2 jam ago

Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Melejit di 2026, Tertinggi di Indonesia

Ekonomi Maluku Utara kembali mencatat pertumbuhan tinggi pada 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi…

17 jam ago

Ningsi Defretes Kini Nahkodai Forum Studi Independensia

Forum Silaturahmi Independensia (FSI) memilih Ningsi Defretes sebagai Koordinator Forum Studi Independensia periode 2026-2027. Ningsi…

18 jam ago

Nyaris Bentrok Polisi Vs TNI di Pulau Morotai Jelang HUT Kemerdekaan, Ada Apa?

Ketegangan antara anggota TNI AD dari Yonif 822/Satria Magawe dan personel Polres Pulau Morotai, Maluku…

20 jam ago