Bakal calon Wali Kota Ternate, Santrani Abusama, meminta para tim sukses kandidat untuk tidak menyerang pada permasalahan suku, agama, ras, dan adat (SARA).
“Saya mengajak kepada semua kandidat, tim sukses dan relawan serta seluruh warga untuk menjaga adat seatorang. Karena isu sara hanya akan mengaburkan masalah utama Kota Ternate, yakni bagaimana membenahi Kota Ternate menjadi lebih baik,” kata Santrani Abusama saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Kampung Pisang, Ternate Tengah, Selasa, 3 September 2024.
Santrani juga mengimbau para kandidat bersaing secara sehat dan mengedepankan politik santun. Sebab, menurut dia, masyarakat sudah semakin cerdas dan bisa membedakan mana yang baik atau buruk.
“Masyarakat Kota Ternate harus dapat pendidikan politik dan punya dignity politik. Kita harus bangga dan sama-sama merawat Kota Ternate ini dengan baik. Dan kami secara tegas menolak persaingan tidak sehat, hal ini semata-mata untuk menjaga kerukunan serta nilai-nilai demokrasi kita,” tutur Santrani.
Sekadar diketahui, Pilkada Kota Ternate diikuti 4 pasangan calon, di antaranya, Santrani Abusama-Bustamin Abdulatif (SAMBUT), Tauhid Soleman-Nasri Abubakar (TUNTAS), Sahril Abdurrajak-Makmur Gamgulu (SAR-MA’GAM) dan Erwin Umar-Zulkifli Umar.
Penulis: Muhammad Ilham Yahya
Polda Maluku Utara menerima 32 senjata api dan 358 butir amunisi yang diserahkan masyarakat secara…
Di tengah keterbatasan pasokan solar di Kota Ternate, PT Siantan Ternate menerapkan sistem penyaluran berdasarkan…
Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) sebanyak 20 paket Sembilan Bahan Pokok…
Aktivitas galian C yang diduga ilegal di Jalan Villa Dukono, Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, Kabupaten…
Rumah Literia bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Ternate menggelar kelas menulis puisi bertajuk “Merangkai…
Sejumlah mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) menggelar demonstrasi di depan kampusnya, pada Selasa,…