Buka puasa bersama sejumlah penulis dan pegiat literasi di kafe Kofia, Kelurahan Sangaji, Kota Ternate. Foto: Faris Bobero/cermat
Sejumlah penulis dan pegiat literasi resmi menyepakati sebuah event Ternate Menulis (TEMU), yang akan menjadi ekosistem baru literasi di Maluku Utara.
Pembentukan event tersebut berlangsung pada momentum buka puasa bersama di Kafe Kofia, Lingkungan Sabia, Kelurahan Sangaji, Kota Ternate, Maluku Utara, Sabtu, 14 Maret 2026.
Dalam kesempatan itu, Wahyudin Gafur, penulis buku Gapolida (puisi dua bahasa) dipercayakan sebagai koordinator TEMU.
Wahyudin mengatakan, inisiatif event ini datang dari keresahan serta kerinduan akan literasi yang belakangan ini tampak semakin sunyi dalam setiap percakapan.
Sehingga itu, kata dia, melalui pertemuan sekaligus buka puasa bersama, mereka sepakat untuk membuat sebuah event festival yang merangkul semua pihak.
“Ini menjadi ruang bersama, sekaligus forum konsolidasi untuk semua orang yang mencintai dan ingin menghidupkan kembali semangat literasi di Maluku Utara,” ucap Wahyudin.
Ia menyebutkan, event ini bertujuan untuk mengembalikan gairah literasi, memberikan ruang bagi setiap orang yang ingin berkarya, maupun wadah untuk belajar bersama.
“Festival TEMU ini murni independen untuk tujuan literasi. Karena sudah bertahun-tahun, Maluku Utara tak punya event literasi,” pungkasnya.
Eksaminasi publik terhadap putusan perkara 11 warga Maba Sangaji resmi digelar di Aula Kampus IAIN…
Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Halmahera Utara resmi berganti setelah Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku…
Malut United mencatat kemenangan telak 7-0 atas PSBS Biak pada pekan ke-30 kompetisi, Selasa, 28…
Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Maluku Utara turun langsung memantau salah satu tahapan awal penyelenggaraan haji…
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Sufari, memimpin pelantikan, pengambilan sumpah jabatan, serta serah terima…
Kejaksaan Tinggi Maluku Utara telah mengantongi bukti-bukti yang dinilai cukup dalam penanganan kasus dugaan korupsi…