Pelaku saat diamankan Polair Pulau Taliabu. Foto: Istimewa
Marnit Polair Pulau Taliabu, Maluku Utara berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku pengebom ikan dengan inisial F alias Fadli (24) di perairan Desa Pancoran.
Berdasarkan informasi masyarakat, Polair Pulau Taliabu langsung menelusuri dan melakukan pengejaran terhadap pelaku pengeboman ikan yang menggunakan bahan peledak di belakang Pulau Pancoran. Namun, pelaku tersebut berhasil melarikan diri.
Setelah pelaku melarikan diri, kata Komandan Marnit Polair Pulau Taliabu, Rusdi Umanailo, pihaknya kemudian berinisiatif mendatangi rumah pelaku.
“Jalan satu-satunya kami datangi dan menggeledah rumahnya di Desa Pancoran. Dan di sana ditemukan 3 bom rakitan yang sudah siap pakai,” kata Ipda Rusdi kepada cermat, Selasa, 30 April 2024.
Berselang beberapa waktu, pelaku berhasil ditangkap di rumahnya pada malam hari usai kembali dari pengejaran anggota Polair.
Menurut Ipda Rusdi, pelaku melakukan pengeboman ikan dengan motif mencari ikan untuk makan dan menafkahi keluarga.
“Keterangan pelaku tidak setiap hari melakukan kegiatan seperti ini. Namun, sering melaksanakan kegiatan pengeboman ikan,” jelasnya.
Sementara, Marnit Polair mengamankan 3 alat bukti Bom rakitan siap pakai dan terduga pelaku pengeboman ikan di Markas Marnit Polair Pulau Taliabu.
“Terduga pelaku F alias Fadli saat ini dikenakan undang-undang darurat dan sementara kami amankan di Markas Marnit Polair Pulau Taliabu,” tutupnya.
Aliansi Pemuda Peduli Taliabu (AP2T) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Pulau Taliabu, Maluku…
Direktur Akademi Malut United, Hengki Oba, menyatakan dukungan penuhnya terhadap pelaksanaan Piala KNPI Kota Tidore…
Kasus dugaan pengurangan takaran minyak goreng bersubsidi merek Minyakita di Pulau Morotai, Maluku Utara, kini…
KM Aksar Saputra 09 akan kembali melakukan pelayaran setelah sempat mengalami gangguan mesin dan kendala…
Mahasiswa jurusan Gizi Polteknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Ternate, menargetkan nol kasus stunting dalam program praktik…
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara dinilai tak mampu menuntaskan kasus narkotika jenis sabu…