Sekretaris Haltim Ricky Chairul Richfat saat lakukan sidak di OPD. Foto: Istimewa
Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Kamis, 16 April 2026. Dalam sidak tersebut, Ricky menyasar Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Kepada awak media, Ricky mengatakan, sidak ini dilakukan untuk memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mengevaluasi langsung kualitas pelayanan publik di masing-masing OPD.
“Dari hasil sidak hari ini, secara umum kehadiran pegawai sudah cukup baik, namun masih ada beberapa catatan yang perlu segera dibenahi, terutama terkait disiplin waktu dan kinerja pelayanan,” ujar Ricky.
Ia menegaskan, sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat, setiap OPD harus mampu memberikan layanan yang cepat, tepat, dan transparan. Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Ricky juga mengingatkan agar pimpinan OPD lebih aktif melakukan pengawasan internal terhadap bawahannya. Hal ini dinilai penting untuk menjaga konsistensi kinerja serta memastikan program-program pemerintah berjalan sesuai target.
“Saya minta pimpinan OPD tidak hanya mengandalkan laporan, tetapi harus turun langsung melihat kondisi di lapangan. Disiplin dan tanggung jawab harus menjadi budaya kerja,” tegasnya.
Selain itu, ia menambahkan sidak akan terus dilakukan secara berkala tanpa pemberitahuan sebelumnya. Langkah ini diharapkan dapat memacu semangat kerja ASN serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
“Kalau pelayanan kita baik, masyarakat juga akan merasakan kehadiran pemerintah. Itu yang kita inginkan,” pungkas Ricky.
Tim penyidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Tengah terus mendalami kasus dugaan…
Kenaikan harga BBM non-subsidi yang diberlakukan pemerintah pusat mulai dirasakan masyarakat di Pulau Morotai, Maluku…
Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang menyeret oknum Kepala Desa Woekob, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten…
Pemerintah Kota Ternate meluncurkan Program Nexus Gamalama sebagai upaya memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana…
Tim Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate mulai melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan…
Polemik alokasi anggaran jaringan kanal senilai Rp40,8 miliar di Kabupaten Halmahera Timurl menjadi perhatian publik.…