News

Soroti Program MBG, Anggota DPRD Ternate Sebut Pendistribusian Tidak Merata

Anggota DPRD Kota Ternate, Nurlela Syarif, menyoroti persoalan distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah dasar di Kota Ternate. Ia menyebut adanya indikasi ketidakmerataan penyaluran dan minimnya pelibatan pemerintah daerah dalam pengawasan program tersebut.

Menurut Nurlela, salah satu titik yang menjadi perhatian adalah SD Negeri 32 dan SD Negeri 50 di Kalumata, Ternate Selatan, yang disebut mengalami kendala dalam keberlanjutan distribusi MBG.

“Yang krusial itu di SD 32, karena ada lagi MBG yang masuk dalam dua minggu terakhir. Arahannya kan pemerataan, seluruh sekolah memiliki hak yang sama dari aspek distribusi, cuma memang permasalahan kadang di SPPBG-nya,” ujar Nurlela, saat diwawancarai, Selasa, 27 Januari 2026.

Ia menjelaskan, DPRD Kota Ternate mengalami keterbatasan dalam menjalankan fungsi pengawasan karena hingga kini belum memiliki data resmi terkait Satuan Pelayanan Pemenuhan Bergizi Gratis (SPPBG), termasuk wilayah cakupan distribusinya di sekolah-sekolah.

“Kami DPRD, khususnya di kabupaten dan kota, itu terkendala dari aspek pengawasan karena memang database soal SPPBG dan peruntukan wilayah SPPBG ini jangkauannya di sekolah-sekolah mana saja itu selama ini tidak ada pelibatan aktif dari DPRD setempat. Kesan yang kami dapatkan itu eksklusif,” tegasnya.

Padahal, menurutnya, meskipun MBG merupakan program nasional, pelaksanaannya berlangsung di daerah dan menyangkut langsung kepentingan masyarakat setempat. Karena itu, DPRD menilai perlu ada transparansi data agar distribusi dapat dipastikan merata dan berkeadilan.

Selain soal pemerataan, DPRD juga menaruh perhatian pada kualitas gizi dan keamanan pangan yang diberikan kepada siswa.

“Yang harus kita pastikan apakah distribusinya merata, lalu apakah pemenuhan gizi pangannya sesuai standar dan prosedur atau tidak. Termasuk juga keamanan pangannya. Ini kan menyangkut anggaran negara yang diperuntukkan bagi rakyat di Kota Ternate,” katanya.

Terkait dugaan terhentinya distribusi MBG di SD 50 Kalumata, Nurlela mengatakan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan penyebabnya.

“Kita akan coba koordinasi dulu dengan dinas terkait, apakah dinas mengetahui informasi ini atau tidak. Kalau memang tidak, DPRD bisa memanggil pelaksana SPPBG di setiap tingkatan, khususnya yang pendistribusian di wilayah SD dan SMP se-Kota Ternate,” jelasnya.

Ia menambahkan, DPRD berpeluang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak SPPBG maupun instansi terkait apabila dari hasil koordinasi ditemukan kurangnya pengawasan atau ketidaksesuaian pelaksanaan di lapangan.

“Langkah yang akan kami tempuh adalah RDP dengan SPPBG terkait atau pihak-pihak yang memang harus kita undang untuk minta pertanggungjawaban,” ujar Nurlela.

DPRD berharap ke depan ada sistem pelaporan yang jelas dan terbuka agar program MBG benar-benar berjalan sesuai tujuan, yakni memenuhi kebutuhan gizi siswa secara merata di seluruh sekolah.

redaksi

Recent Posts

Maluku Utara Masuk Fokus Penguatan Kampung Nelayan

Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, menyatakan pemerintah saat ini menggeser arah kebijakan pangan nasional…

34 menit ago

Kemendes dan Asosiasi Desa Tingkatkan Literasi KDKMP di Malut

TERNATE – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri Seminar Nasional…

3 jam ago

Kota Ternate Mulai Siapkan Peringatan HUT Kemerdekaan RI

Pemerintah Kota Ternate melalui panitia pelaksana terus mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81…

1 hari ago

Dugaan Fraud Rp1,8 Miliar Seret Mantan Kacab, Ini Respons Bank Maluku Malut di Taliabu

Dugaan kasus fraud atau kecurangan dengan nilai mencapai Rp1,8 miliar yang menyeret nama mantan Kepala…

1 hari ago

Burung Bidadari Halmahera Kembali Ditemukan di Tengah Ancaman Pembabatan Hutan

Burung Bidadari Halmahera (Semioptera wallacii), salah satu burung endemik Pulau Halmahera, Maluku Utara, kembali ditemukan…

1 hari ago

Kontingen Pramuka Morotai Resmi Dilepas ke Jambore Nasional XII 2026

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara, resmi melepas 61 anggota Kontingen Gerakan Pramuka Kwartir…

2 hari ago