Lapas Kelas II B Sanana, di Kepulauan Sula, Maluku Utara usai melaksanakan giat "Zero Halinar". Foto: Istimewa
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sanana, Kepulauan Sula, Maluku Utara, terus menggencarkan komitmen Zero Halinar sebagai upaya memberantas peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal di lingkungan lapas.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Sanana, David Lekatompessy, dan diikuti oleh pejabat struktural serta seluruh jajaran pegawai. Prosesi berlangsung khidmat sebagai bentuk penguatan integritas dan tanggung jawab aparatur pemasyarakatan.
David menegaskan, tidak boleh ada celah sedikit pun bagi masuknya narkoba maupun handphone ilegal ke dalam lapas. Ia menekankan pentingnya integritas dan komitmen seluruh pegawai dalam menjalankan tugas.
“Seluruh jajaran wajib bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, dan memiliki komitmen yang kuat. Jangan pernah terlibat dalam pelanggaran,” ujarnya, Selasa, 21 April 2026.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi berkelanjutan untuk memberantas handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus memperkuat komitmen bersama.
Usai kegiatan, seluruh pegawai juga menjalani tes urine sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja.
“Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Lapas Sanana,” tutupnya.
Anhar Tofure, Direktur RSUD Sultan Mudaffar Sjah, Pulau Morotai, Maluku Utara memastikan pelayanan rujukan pasien…
Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, mulai menyiapkan skema penataan pedagang coffee street yang menggunakan sepeda…
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, mengajak para pekerja Tenaga Kerja…
Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara memperkuat tata kelola pengelolaan obat…
Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, mulai mencari sumber pendapatan baru di tengah berkurangnya alokasi transfer…
Sebanyak 732 warga Pulau Taliabu, Maluku Utara, memilih pindah domisili. Dari angka itu, 496 orang…