News

Penerimaan Anggota Polri 2026, Polda Malut Ingatkan Orang Tua Casis Waspada Penipuan

Polda Maluku Utara kembali mengingatkan para orang tua Calon Siswa (Casis) yang anaknya tengah mengikuti tahapan seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2026 agar tidak mudah percaya pada berbagai modus penipuan yang menjanjikan kelulusan.

Dalam setiap momen penerimaan anggota Polri, praktik penipuan kerap muncul. Biasanya, ada oknum yang mengaku memiliki kedekatan dengan Pejabat Utama (PJU) bahkan Kapolda, dan menawarkan bantuan untuk meluluskan peserta.

Polda Maluku Utara menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis tanpa melibatkan calo.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Maluku Utara, Kombes Pol Ali Wardana, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 21 April 2026.

Ia mengingatkan agar para orang tua dan masyarakat tidak mudah percaya kepada oknum yang meminta sejumlah uang dengan iming-iming kelulusan.

“Saya ingatkan para orang tua agar tidak tertipu oleh oknum yang mengaku bisa meloloskan anak mereka dengan meminta uang,” tegasnya.

Ali juga menambahkan, apabila menemukan praktik semacam itu, orang tua Casis diminta segera melapor. Ia memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara tegas tanpa pandang bulu.

“Jangan takut untuk melapor. Siapa pun yang terlibat akan diproses sesuai aturan,” ujarnya.

Ia menekankan keberhasilan dalam seleksi sepenuhnya bergantung pada kemampuan dan kesiapan masing-masing peserta. Karena itu, orang tua diminta untuk mempercayakan proses kepada kemampuan anak.

Menurutnya, para peserta umumnya telah melakukan persiapan jauh hari, baik dari segi mental, fisik, maupun pengetahuan.

“Jika persiapan dilakukan dengan baik, disertai doa dan usaha, insya Allah hasilnya juga akan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Biro SDM Polda Maluku Utara mencatat jumlah pendaftar calon anggota Polri tahun 2026 mencapai 1.936 peserta.

Rinciannya, 60 peserta mengikuti seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), 1.666 peserta Bintara PTU, 73 Bintara kemampuan intelijen, 30 Bintara Polair, 5 rekrutmen proaktif, 4 Bakomsus penyidik, 2 Bakomsus teknik sipil, 3 Bakomsus perikanan, 4 Bakomsus humas, 84 Tamtama Brimob, serta 5 Tamtama Polair.

redaksi

Recent Posts

Menko Pangan Dorong KDKMP Maluku Utara Hilirisasi Perikanan-Perkebunan

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Maluku Utara…

10 jam ago

Menguji Kritisisme Rocky Gerung di Antara Dua Rezim

Oleh: Akbar Gamtohe SAYA menulis ini bukan sebagai orang asing yang menyerang dari kejauhan. Saya…

10 jam ago

Dari Taliabu, Graal Suarakan Pengembalian Kewenangan Kelautan ke Pemkab

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Maluku Utara, Dr. R. Graal Taliawo,…

11 jam ago

Polda Malut Bongkar Peredaran Senjata Api Ilegal di Halut, 3 Pelaku Ditangkap

Polda Maluku Utara mengungkap kasus peredaran senjata api ilegal di Kabupaten Halmahera Utara yang diduga…

11 jam ago

Sempat Terkendala, SPBU Sridewi Morotai Kembali Layani Pengisian BBM

Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Sridewi Pulau Morotai, Maluku Utara, kembali berjalan…

12 jam ago

Mendes Yandri: Seminar KDKMP di Malut Jadi Forum Publik

Pemerintah pusat resmi membuka ruang evaluasi terhadap pelaksanaan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang…

12 jam ago