News

Terbukti Bersalah, Mantan Pembantu Bendahara Disperindag Kota Ternate Divonis 4 Tahun Penjara

Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Ternate, menjatuhkan 4 tahun penjara terhadap terdakwa Novita Yanti dalam kasus dugaan korupsi Retribusi Pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate.

Novita Yanti merupakan mantan Bendahara Penerima pada Disperindag Kota Ternate, yang merupakan terdakwa tunggal dalam kasus tersebut.

Selain itu, terdakwa Novita harus membayar denda Rp 200.000.000 dengan ketentuan jika denda tidak dibayar digantikan dengan denda pidana selama 3 bulan penjara.

Terdakwa Novita harus membayar uang pengganti sebesar Rp 400.000.000. Sampai amar putusan ini dibacakan, terdakwa baru mengembalikan Rp 161.000.000. Sehingga terdakwa masih memiliki uang pengganti Rp239.000.000, yang belum dibayarkan dan harus dipertanggungjawabkan.

“Dengan ketentuan, jika terdakwa tidak membayar uang pengganti paling lama 1 bulan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap, maka harta benda disita oleh Jaksa untuk menutupi uang pengganti. Jika tidak digantikan dengan pidana 1 tahun,” jelas Majelis Hakim.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ternate, menuntut terdakwa Novita Yanti dengan pidana penjara selama 7 tahun dan 6 bulan dan membayar denda sebesar Rp 300.000.000 dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

Terdakwa harus membayar uang pengganti sebesar Rp 1.068.242.189 dikurangi uang yang dititipkan terdakwa dan saksi Nurul Inayah kepada JPU sebesar Rp161.000.000. Sehingga nilai perhitungan uang pengganti yang telah dibayar dari jumlah seharusnya masih memiliki sisa/kurang bayar sebesar Rp 907.242.189.

Dengan ketentuan jika terdakwa tidak membayar uang pengganti tersebut paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Maka, harta bendanya dapat disita Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, dan jika terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka terdakwa dipidana dengan pidana penjara selama 4 tahun.

Ketua tim Kuasa Hukum Terdakwa, Bahtiar M. Husni setelah mendengar putusan dari majelis hakim pihaknya masih pertimbangkan. “Tetapi pada dasarnya kami mengucapkan terima kasih atas putusan majelis hakim,” katanya.

—-

Penulis: Samsul Laijou

Editor: Ghalim Umabaihi

redaksi

Recent Posts

Gelar Unjuk Rasa, Pemuda Taliabu Sebut DPRD Hanya Jadi ‘Anjing’ Kekuasaan

Aliansi Pemuda Peduli Taliabu (AP2T) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Pulau Taliabu, Maluku…

8 jam ago

Dorong Fondasi Sepak Bola Muda, Direktur Akademi Malut United Dukung Piala KNPI Tidore U-16

Direktur Akademi Malut United, Hengki Oba, menyatakan dukungan penuhnya terhadap pelaksanaan Piala KNPI Kota Tidore…

9 jam ago

Jaksa: Tersangka Kasus Pengurangan Takaran Minyakita di Morotai Terancam 5 Tahun Penjara

Kasus dugaan pengurangan takaran minyak goreng bersubsidi merek Minyakita di Pulau Morotai, Maluku Utara, kini…

12 jam ago

Kendala Cuaca, KM Aksar Saputra 09 Kini Siap Berlayar, Ini Jadwal dan Rutenya

KM Aksar Saputra 09 akan kembali melakukan pelayaran setelah sempat mengalami gangguan mesin dan kendala…

12 jam ago

Praktik Lapangan Poltekkes Ternate Targetkan Nol Kasus Stunting

Mahasiswa jurusan Gizi Polteknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Ternate, menargetkan nol kasus stunting dalam program praktik…

12 jam ago

BNNP Maluku Utara Dinilai Gagal Tuntaskan Kasus Sipir dan Dua Napi Pemilik 96,78 Gram Sabu

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara dinilai tak mampu menuntaskan kasus narkotika jenis sabu…

13 jam ago