News

Wali Kota Ternate Serahkan Kunci Huntap untuk Korban Banjir Bandang

Korban banjir bandang Rua, akhirnya bisa tinggal di Hunian Tetap (Huntap) yang dibangun di Kelurahan Jambula, Pulau Ternate, Maluku Utara sebanyak 49 unit. Hal itu ditandai dengan penyerahan kunci Huntap secara simbolis oleh Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman pada Rabu, 22 Januari 2025, hari ini.

Huntap tipe 36 itu, dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Maluku, dan sudah dilengkapi berbagai fasilitas pendukungnya.

Kepala Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Maluku Utara Refi Latuamury mengatakan, pembangunan Huntap yang dikerjakan PT Nindya Karya selama kurang lebih 100 hari ini menelan anggaran lebih dari Rp 20 miliar.

“Pembangunan Huntap Kota Ternate merupakan salah satu wujud sinergitas Kementerian PUPR dengan Pemda. Sinergitas ini merupakan dukungan pemerintah terhadap masyarakat terdampak korban bencana di seluruh Indonesia dengan memberikan hunian layak huni bagi masyarakat korban bencana,” ungkap Refi.

Sementara M Tauhid Soleman dalam sambutannya mengatakan, dibangunnya Huntap ini adalah komitmen bersama antara pemerintah kota dengan Kementerian PUPR untuk warga terdampak bencana banjir bandang di Rua pada, 6 Agustus 2024 lalu.

Banyak pelajaran yang didapatkan dari bencana ini. Namun bagi korban kata Tauhid, pemerintah akan tetap berupaya memperhatikan dan memenuhi kebutuhan dasarnya.

Mengenai 49 huntap yang kini berdiri di atas tanah milik Pemkot Ternate hasil pembebasan tahun 2006 silam, lanjut Tauhid, mulanya tanah tersebut disiapkan untuk kebutuhan lain.

“Tanah ini diperuntukkan untuk kepentingan lain, tetapi saya tahan-tahan, saya tidak tahu apa jawabannya, tanah ini, ternyata jawabannya itu adalah ketika terjadi bencana,” kata dia.

“Bagaimana kita membayangkan kalau saat itu tidak ada tanah ini. Bagaimana kira-kira? Kita sampai saat ini akan belum punya jawaban, dengan kondisi saat itu. Jadi memang ini rezekinya orang Rua, meskipun dia berada di Jambula,” tambahnya lagi.

Bagi warga yang menyuarakan aspirasi tentang korban yang belum kebagian Huntap, Tauhid berkomitmen bahwa hal itu akan siap direspon Pemkot Ternate.

“Tadi saya sudah mendengar aspirasi, Insya Allah pemerintah siap bantu bagi warga yang belum. Karena ini bagian dari komitmen pemerintah daerah,” timpalnya.

Ia menambahkan, bahwa bangunan huntap yang sangat representatif ini akan menjadi contoh terbaik bagi penanganan bencana yang ada di Maluku Utara. Olehnya itu, di dalam kesempatan tersebut dia menyampaikan rasa terimakasihnya terhadap Kementerian PUPR. (TS)

redaksi

Recent Posts

Gelar Donor Darah hingga Mini Soccer, Cara Bawaslu Malut Rayakan HUT ke-14

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang…

9 jam ago

Merapikan Pikiran Penyelenggara Pemilu

Oleh: Budi Nurgianto (Jurnalis dan Anggota AJI Ternate) SETIAP kali bertemu dan ngobrol bersama kawan…

9 jam ago

Polres Ternate Tetapkan Owner Zahra Berkah sebagai Tersangka Investasi Bodong

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate menetapkan owner investasi Zahra Berkah, SAHM alias Sahriyani, sebagai…

1 hari ago

DPMPTSP Morotai Klarifikasi: Perizinan PT Eltis Masih Berproses di Tahap PKKPR

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pulau Morotai, Maluku Utara mengklarifikasi status…

1 hari ago

8 Tahun Terkendala, Jalan Pandanga–Juanga Morotai Akhirnya Dikerjakan

Setelah sekitar delapan tahun terkendala persoalan pembebasan bangunan kafe, ruas jalan yang menghubungkan Desa Pandanga…

1 hari ago

KAKPA Halut Dideklarasikan, Perempuan dan Anak Jadi Fokus Perlindungan

Sejumlah lembaga bantuan hukum, advokat, akademisi, pemerhati sosial, hingga elemen masyarakat di Kabupaten Halmahera Utara,…

2 hari ago