Antrean BBM. Foto: Iwan Setiawan/cermat
Sejumlah warga pengguna BBM di SPBU Sanana, Kepulauan Sula, Maluku Utara, mengeluhkan ulah para penimbun BBM.
Amatan kru cermat, menggunakan motor gede, para penimbun tersebut mengisi BBM tepat di jalur mobil. Hal itu juga yang membuat antrian kerap memanjang tak beraturan.
Para pengguna motor gede itu terlihat beberapa kali mengisi BBM jenis premium dan pertalite.
Seorang warga yang ikut mengantre, Hamis, mengaku resah dengan para penimbun BBM tersebut. Pasalnya, mereka kerap tidak mengikuti antre dan dibiarkan saja oleh petugas pengisi BBM.
“Hal ini bukan saya yang resah saja, akan tetapi pengendara lain pun resah, untuk itu pihak SPBU agar dapat menertibkan para moge penimbun BBM ini,” ungkap Hamis.
Terpisah, Admin SPBU Sanana, Sahbudin Abd Latif Buamona, saat dikonfirmasi mengaku baru mendengar informasi keluhan mengenai para penimbun.
“Saya baru dengar informasi ini, sebenarnya hal-hal begini tidak perlu terjadi. Dulu sempat beberapa bulan kami sempat menegur mereka (penimbun BBM) untuk tidak melakukan hal ini, akan tetapi masih ada lagi,” ucap Sahbudin.
“Sebenarnya hal-hal begini tidak perlu terulang karena nanti kami yang akan ditegur pihak Pertamina serta buruk di mata masyarakat,” sambungnya.
Ia mengaku, setiap bulan pihaknya selalu menggelar evaluasi dengan para petugas pengisi BBM.
“Setiap sebulan sekali kami dari pihak SPBU ada rapat evaluasi dengan petugas kami, seandainya ada petugas kami yang terindikasi dengan pengendara moge penimbun BBM, maka akan ada sanksi keras,” tutupnya.
Ekonomi Maluku Utara kembali mencatat pertumbuhan tinggi pada 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi…
Forum Silaturahmi Independensia (FSI) memilih Ningsi Defretes sebagai Koordinator Forum Studi Independensia periode 2026-2027. Ningsi…
Ketegangan antara anggota TNI AD dari Yonif 822/Satria Magawe dan personel Polres Pulau Morotai, Maluku…
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Maluku Utara pada triwulan kedua tahun 2026 adalah…
Dugaan fraud berupa penyalahgunaan wewenang yang disebut menimbulkan kerugian sekitar Rp1,8 miliar di Bank Maluku…
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin di Provinsi Maluku Utara pada Maret 2026…