News  

Kapolda Malut Luncurkan 7 Program Prioritas, Dekatkan Polri dengan Masyarakat

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Arif Budiman. Foto: Istimewa

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, meluncurkan tujuh program prioritas sebagai langkah memperkuat komitmen mewujudkan Polri yang Presisi sekaligus meningkatkan kehadiran kepolisian di tengah masyarakat.

Tujuh program tersebut menjadi arah kebijakan Polda Maluku Utara dalam menjalankan tugas, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjawab berbagai kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah.

Program itu mencakup penguatan keamanan di wilayah kepulauan, penciptaan iklim investasi yang kondusif, pembinaan desa, pemanfaatan teknologi digital, perlindungan generasi muda, peningkatan kualitas pelayanan publik hingga penguatan hubungan antara polisi dan masyarakat.

Ketujuh program tersebut meliputi Kie Raha Aman, Investasi Aman Maluku Utara, Desa Binaan Presisi, Polisi Digital Maluku Utara, Generasi Emas Kie Raha & Bebas Narkoba, Polri Melayani dengan Hati, serta Satu Hari Bersama Masyarakat.

Program pertama, Kie Raha Aman, diarahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah kepulauan Maluku Utara melalui patroli, sinergi antarinstansi dan pelibatan aktif masyarakat.

Selanjutnya, Investasi Aman Maluku Utara ditujukan untuk menciptakan iklim investasi yang aman, kondusif dan berkelanjutan sebagai bagian dari dukungan kepolisian terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

Sementara Desa Binaan Presisi berfokus pada penguatan kemitraan antara Polri, pemerintah desa dan masyarakat untuk membangun desa yang aman, mandiri dan tangguh.

Pada sektor digital, Polda Maluku Utara menghadirkan Polisi Digital Maluku Utara dengan mengoptimalkan teknologi untuk memberikan pelayanan kepolisian yang lebih cepat, modern, transparan dan mudah diakses.

Program kelima, Generasi Emas Kie Raha & Bebas Narkoba, diarahkan untuk membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, berprestasi dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga:  Wali Kota Ternate Melayat ke Rumah Duka Korban Terkaman Buaya

Kemudian, Polri Melayani dengan Hati menekankan peningkatan kualitas pelayanan yang profesional, humanis, cepat, transparan dan berintegritas dengan mengedepankan empati serta kepuasan masyarakat.

Sedangkan program Satu Hari Bersama Masyarakat menjadi upaya mendekatkan polisi dengan warga melalui komunikasi langsung, penyelesaian persoalan di tengah masyarakat dan penguatan kemitraan untuk membangun kepercayaan publik.

Arif mengatakan, tujuh program tersebut merupakan satu kesatuan dalam memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di Maluku Utara. Menurutnya, tugas Polri tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman, pelayanan yang baik dan ruang untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan daerah.

“7 Program Prioritas Kapolda Maluku Utara merupakan komitmen nyata dalam menghadirkan Polri yang Prediktif, Responsibilitas, Transparansi dan Berkeadilan, sekaligus menjadi mitra masyarakat dalam menjaga keamanan, mendorong pembangunan dan mewujudkan Maluku Utara yang aman, rukun dan sejahtera,” kata Arif, Senin, 10 Agustus 2026.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan keharmonisan di wilayah Maluku Utara.

“Mari moi, baku jaga bumi Kie Raha aman, rukun dan sejahtera,” ujarnya.

Arif menambahkan, melalui tujuh program tersebut, Polda Maluku Utara akan terus mendorong kehadiran polisi yang lebih dekat, responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan profesional dalam memberikan pelayanan.

“Sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai bagian dari upaya bersama membangun Maluku Utara yang aman, rukun dan sejahtera,” pungkasnya.

Penulis: Samsul LEditor: Ghalim Umabaihi