News  

Dugaan Galian C Ilegal di Jalan Villa Dukono Kembali Beraktivitas, Pencopotan Garis Polisi Dipertanyakan

Mobil dump truk saat mengangkut material tanah di lokasi galian c yang diduga ilegal. Foto: Warga

Aktivitas galian C yang diduga ilegal di Jalan Villa Dukono, Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, kembali beroperasi. Aktivitas tersebut dikeluhkan warga karena lalu-lalang kendaraan dump truck pengangkut material tanah mengganggu masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Warga menyebut, lokasi galian C tersebut sebelumnya telah beberapa kali dipasang garis polisi (police line) oleh pihak kepolisian dan ditutup karena diduga tidak mengantongi izin resmi dari pemerintah. Namun, aktivitas di lokasi itu kini kembali terlihat.

Padahal, Jalan Villa Dukono setiap harinya ramai dilalui warga, termasuk masyarakat yang memanfaatkan kawasan tersebut untuk berolahraga. Hilir mudik dump truck pengangkut tanah dinilai mengganggu kenyamanan warga, terutama karena material tanah yang diangkut berpotensi berjatuhan ke badan jalan.

Salah satu warga, Alan, mengatakan aktivitas dump truck di lokasi tersebut mulai kembali terlihat sejak Kamis, 25 September 2026, dan masih berlangsung hingga Selasa, 29 September 2026.

“Setahu saya aktivitas galian C di Jalan Villa sini sudah lama ditutup, sekarang ada aktivitas lagi,” kata Alan kepada wartawan, Selasa, 29 September 2026.

Menurut Alan, aktivitas kendaraan pengangkut material tersebut cukup mengganggu warga yang sedang berolahraga. Ia juga menyoroti kondisi sejumlah dump truck yang digunakan, salah satunya disebut memiliki pintu belakang yang sudah terlepas.

“Pastinya kalau mobil dump truck itu lewat, material tanahnya itu jatuh,” ujarnya.

Ia berharap aparat kepolisian dan pemerintah segera turun tangan untuk memastikan legalitas aktivitas galian C tersebut. Terlebih, menurut dia, lokasi itu sudah beberapa kali dipasangi police line.

“Pemprov dan Polda harus turun tangan, mengecek langsung aktivitas galian C ini, apakah sudah kantongi izin resmi atau belum,” pungkasnya.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Ibrahim. Ia mengaku terganggu saat berolahraga di Jalan Villa Dukono karena kondisi jalan yang berdebu, ditambah cuaca panas dan aktivitas dump truck yang terus melintas.

Baca Juga:  Literasi Pemilu Menjaga Demokrasi yang Sehat

“Ketika mobil itu lewat, pasti debu yang di jalan itu akan ikut terbawa angin. Pastinya kita tidak nyaman,” katanya.

Hingga berita ini dipublikasikan, media ini masih berupaya mengonfirmasi pihak pemilik atau pengelola galian C untuk meminta tanggapan terkait keluhan warga dan status perizinan aktivitas tersebut.

Penulis: Samsul L