News

Berkas Perkara Bos Tambang Emas Ilegal di Halut Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara, Maluku Utara, segera melimpahkan berkas perkara terdakwa kasus dugaan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Roko, Kecamatan Galela Barat, ke pengadilan.

Terdakwa yang dikenal dengan sapaan Hi. Bolong, yang disebut sebagai bos tambang emas ilegal tersebut, kini berkas perkaranya telah dirampungkan oleh JPU.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Halmahera Utara, Dewi Athirah Akhsan, mengungkapkan setelah pihaknya menerima pelimpahan tahap II dari penyidik Polres Halmahera Utara, terdakwa langsung ditahan.

“Terdakwa langsung kami tahan dan dititipkan di Lapas Tobelo selama 22 hari ke depan,” ujar Dewi, Rabu, 23 April 2026.

Ia menambahkan, surat dakwaan terhadap terdakwa bahkan telah disiapkan sebelum berkas perkara dari penyidik dinyatakan lengkap (P21).

“Sebelum P21, dakwaan sudah kami siapkan, sehingga berkasnya segera dilimpahkan untuk disidangkan,” jelasnya.

Sementara itu, untuk dua tersangka lainnya, pihak kejaksaan masih menunggu pelimpahan berkas dari penyidik Satreskrim Polres Halmahera Utara.

“Kami masih menunggu dari kepolisian karena berkasnya dilakukan pemisahan (splitsing), mengingat peran masing-masing tersangka berbeda,” tambahnya.

Diketahui, dua tersangka lain dalam kasus PETI ini, yakni Azdaraimi Abdul Syukur alias Milo dan Juma Limpong alias Juma, telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Keduanya dinilai tidak kooperatif karena beberapa kali mangkir dari panggilan penyidik. Saat ini, tim penyidik masih melakukan pelacakan dan pengejaran terhadap keberadaan kedua tersangka tersebut.

redaksi

Recent Posts

347 Hektare Lahan Terbakar di Morotai, Damkar Akui Kekurangan Armada

Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Pulau Morotai, Maluku Utara, mencatat…

11 menit ago

Nama Kompol Haris Dicatut OTK, Diduga untuk Minta Keuntungan

Nama Kompol Haris Ahmad Basuki, yang masuk dalam mutasi untuk menduduki jabatan baru sebagai Kasubdit…

3 jam ago

Pemdes Ngele-ngele Besar Dorong Kelapa Bido Jadi Potensi Pengembangan Ekonomi Lokal

Desa Ngele-Ngele Besar, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Pulau Morotai, Maluku Utara tidak hanya mengandalkan potensi…

8 jam ago

Urgensi Spam IKK Ibu Selatan: Mewujudkan Hak Atas Air Bersih di Halmahera Barat

Oleh : Hasrillah Tari Ketua Komisi Riset dan Pengembangan Kerukunan Keluarga Gamkonora Provinsi Maluku Utara…

9 jam ago

Matangkan UPTD PPA, DP3A Taliabu Sesuaikan Struktur SDM

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara tengah mengebut pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)…

9 jam ago

Kejari Ternate Kantongi Sejumlah Nama Calon Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Program Om Ojek

‎Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate meningkatkan penanganan kasus dugaan korupsi pengelolaan belanja habis pakai pada Dinas…

19 jam ago