News

BNN Malut Kunker ke Taliabu, ASN dan Polisi Jadi Sasaran Tes Urine

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pulau Taliabu, Selasa, 22 September 2026. Dalam kunjungan tersebut, BNN menggelar sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Selain sosialisasi, BNN Maluku Utara akan menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota Kepolisian di jajaran Polres Pulau Taliabu untuk menjalani pemeriksaan urine.

Informasi yang dihimpun Cermat, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya anggota kepolisian maupun ASN yang menggunakan narkoba.

Namun, Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu mengaku belum mengetahui secara pasti agenda pemeriksaan urine tersebut.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pulau Taliabu, Muhammad Amrul Badal, mengatakan kunjungan BNN Maluku Utara ke Taliabu lebih difokuskan pada agenda kunjungan kerja bersama pemerintah daerah dan sosialisasi bahaya narkoba.

“Kehadiran BNN hanya untuk kunker dengan Pemkab Pulau Taliabu dan sosialisasi bahaya terhadap narkoba ke seluruh kalangan organisasi,” kata Amrul dalam kunjungan tersebut.

Saat ditanya mengenai informasi pemeriksaan urine terhadap ASN dan anggota Polri, Amrul mengaku belum mengetahuinya.

“Kalau kunker BNN untuk melakukan pengetesan urine terhadap ASN dan Polri, soal itu saya tidak tahu,” ujarnya.

Menurut Amrul, Pemkab Pulau Taliabu juga belum mengetahui apakah kunjungan tersebut berkaitan dengan rencana pembangunan atau penempatan kantor BNN di wilayah Taliabu.

“Kalau soal kantor BNN, nanti kami tanyakan lagi kepada pimpinan. Tapi, kami hanya menyiapkan kegiatan untuk sosialisasi bahaya terhadap narkoba saja,” katanya.

Dia bilang, terkait rencana penempatan BNN di Pulau Taliabu, pihaknya belum memperoleh informasi lebih lanjut.

“Untuk penempatan BNN di Taliabu belum juga kami ketahui,” ujar Amrul.

Dalam kegiatan tersebut, BNN Maluku Utara dijadwalkan berinteraksi dengan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat. Peserta yang disebut terlibat antara lain organisasi perangkat daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi kepemudaan (OKP), pelajar SMP, SMK dan SMA, organisasi perempuan, KAHMI, FORHATI, Pemuda Muhammadiyah, AP2T, Nahdlatul Ulama (NU), serta Gerakan Pemuda (GP) Ansor.

Agenda pemeriksaan urine terhadap ASN dan anggota Polri tersebut masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak BNN Maluku Utara.

redaksi

Recent Posts

Menaker Yassierli Berikan Kuliah Umum di PT IWIP, Tekankan Pentingnya Budaya K3

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., memberikan materi kuliah umum mengenai budaya…

1 hari ago

Terima Paket Ganja 55,26 Gram, Seorang Pemuda di Tobelo Ditangkap Polda Malut

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku Utara kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja di…

1 hari ago

Disperindag Ternate Hadirkan Kios Pangan Aman di Kawasan Pasar

Pemerintah Kota Ternate melalui kolaborsi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Dinas Ketahanan Pangan akan…

2 hari ago

Pemkab Taliabu Atasi Hama Kelapa dengan Metode Injeksi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara, melakukan pengendalian hama Sexava SP di Desa Talo,…

2 hari ago

Begini Kesiapan Panitia Pilkades Pulau Taliabu

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara, membekali dan mematangkan pembentukan panitia Pemilihan Kepala Desa…

2 hari ago

Jejak Kotor Industri Nikel di Halmahera

Laporan investigasi organisasi masyarakat sipil Indonesia dan Korea Selatan mengungkap dugaan kerusakan lingkungan serta dampak…

2 hari ago