Sastra

Di Dada ini Ada Kata-kata

di dada ini ada kata-kata
jangan kau tikam kenangan di sini
barangkali kau pernah lihat seseorang berdiri di bawah merkuri
lalu mobil, orang-orang, sepeda, dan segala pedih berlalu-lalang di antaranya
dan satu lagi sepi tampak dari mata
pecah
angin berembus dan lihatlah malam yang murung
pada deretan toko, lelaki menghunus nasib ke tubuhnya sendiri
terkulai

di dada ini tumbuh kata-kata
jangan kira tak ada pertengkaran yang hidup di sini
mungkin kau pernah lihat seseorang mendayung perahu pada langit yang merah
lalu laut, burung-burung, nelayan, dan segala pilu yang tampak di matanya
dan satu lagi doa tumpah dari mulut
pecah
sepi menyergap dan aku dibunuh puisi pada detik ke berapa
entahlah
tiba-tiba remuk

mataku sunyi.

Jailolo, 29 September 2016

redaksi

Share
Published by
redaksi

Recent Posts

Bupati Haltim Resmi Lepas 9 Calon Jemaah Haji, Tekankan Kebersamaan dan Kesehatan

Bupati Halmahera Timur secara resmi membuka kegiatan sosialisasi kebijakan penyelenggaraan ibadah haji sekaligus melepas keberangkatan…

41 menit ago

Pemkot Gelar Pelepasan 584 Jemaah Calon Haji Ternate

Pemerintah Kota Ternate secara resmi menggelar pelepasan 584 jemaah calon haji musim ini, pada Senin,…

3 jam ago

Ahli Ungkap Kelemahan Hukum PN Soasio di Sidang PK Kasus Warga Maba Sangaji

Sidang Peninjauan Kembali (PK) terhadap putusan perkara 11 masyarakat adat Maba Sangaji kembali mengemuka setelah…

5 jam ago

Anggaran Proyek Diselewangkan, Warga di Tidore Lapor ke Jaksa

Sejumlah warga Desa Gita resmi melaporkan dugaan penyalahgunaan atau penyelewengan anggaran proyek pembangunan desa tahun…

5 jam ago

Lantik Sejumlah Pejabat, Sekda Morotai Minta Tingkatkan Layanan Publik

Sekretaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, Maluku Utara, Muhammad Umar Ali, melantik sejumlah pejabat administrator di…

5 jam ago

Tafsir Ulang Otoritas Negara

Oleh: Rinto Taib   SALAH satu konflik sosial yang terus mengemuka di berbagai pelosok Indonesia…

1 hari ago