News

Kajati Maluku Utara Beri Sinyal Selidiki Proyek RS Pratama di Halmahera Barat

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara memberi sinyal akan membuka penyelidikan terhadap proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama di Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat, yang saat ini terbengkalai.

Proyek strategis dari Kementerian Kesehatan RI tersebut awalnya ditetapkan untuk dibangun di Kecamatan Loloda. Namun, lokasi pembangunan dialihkan secara sepihak oleh pemerintah daerah ke Kecamatan Ibu, meskipun pekerjaan fisik di lokasi awal telah mencapai sekitar 50 persen sebelum akhirnya dihentikan.

Proyek dengan nilai anggaran sebesar Rp42,9 miliar ini dikerjakan oleh PT Mayasa Mandala Putra. Selain pembangunan gedung utama, anggaran juga dialokasikan untuk proyek penunjang, seperti instalasi air bersih senilai Rp983,32 juta dan pengadaan mesin medis senilai Rp285 juta. Penghentian proyek dan pengalihan lokasi kini dikeluhkan oleh warga.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Herry Ahmad Pribadi, menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan sedang mendalami berbagai aspek dari proyek ini.

“Perpindahan lokasi pasti ada alasannya, mungkin karena faktor alam. Tapi kita tidak bisa serta-merta menerima alasan itu. Kita akan pelajari terlebih dahulu secara menyeluruh,” ujar Herry kepada wartawan, Kamis, 19 Juni 2025.

Ia juga mengungkapkan bahwa proyek yang terbengkalai tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara, terutama jika proses pengalihan lokasi tidak memiliki dasar hukum yang sah.

“Bisa saja proyek mangkrak karena alasan teknis atau faktor alam. Tapi kalau tidak ada dasar hukum dan mekanisme yang jelas, itu bisa mengarah pada pelanggaran,” tegasnya.

Herry menambahkan bahwa Kejati Maluku Utara akan menindaklanjuti setiap temuan di lapangan, termasuk kemungkinan adanya pelanggaran hukum dalam pelaksanaan maupun pengalihan proyek tersebut.

“Ini menyangkut pelayanan publik dan hak kesehatan masyarakat. Kami akan kawal dan tindak lanjuti jika ditemukan pelanggaran,” tutupnya.

redaksi

Recent Posts

Kapolda Malut Luncurkan 7 Program Prioritas, Dekatkan Polri dengan Masyarakat

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, meluncurkan tujuh program prioritas sebagai langkah memperkuat komitmen…

6 jam ago

Enam Jabatan Eselon II Taliabu Belum Definitif, Pemkab Tunggu Restu BKN

Enam jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara, hingga…

7 jam ago

Insiden TNI-Polri di Morotai Berakhir Damai, Danyonif 822 Buka Suara

Komandan Batalyon Teritorial Pembangunan Infanteri (Danyonif TP) 822/Satria Magawe, Letnan Kolonel Inf Raju Pacilasera, memberikan…

9 jam ago

IWIP Perluas Rehabilitasi Mangrove, 36.500 Bibit Telah Ditanam di Maluku Utara

WEDA BAY — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) memperluas program rehabilitasi mangrove di…

11 jam ago

Duduk Perkara Kasus Nurjaya Ibrahim yang Berakhir di Badan Kehormatan DPRD

Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate resmi memberhentikan Nurjaya Hi Ibrahim dari keanggotaan legislatif. Keputusan…

15 jam ago

ERT NHM Matangkan Strategi Hadapi IFRC 2026 di Timika

Tim Emergency Response Team (ERT) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus mematangkan kesiapan menghadapi Indonesia…

16 jam ago