Tim kuasa hukum Kesultanan saat berada di Kantor Ditreskrimum Polda Maluku Utara. Foto: Samsul/cermat
Kesultanan Ternate mengadukan Nita Budhi Susanti, bekas istri Sultan Mudaffar Syah ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara, Senin, 31 Juli 2023.
Nita dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik Kesultanan, lantaran mengaku wali dari Kesultanan dan melantik sejumlah orang sebagai perangkat adat.
Nita bahkan juga membawa dua putra kembarnya, lalu mengaku anak dari Sultan Mudaffar Syah.
Tim kuasa Hukum Kesultanan Ternate, Darwis M. Said, kepada awak media mengatakan, pihaknya telah mengadukan eks narapidana itu ke Ditreskrimum soal pencemaran nama baik Kesultanan.
“Kita laporkan perbuatannya yang tidak menyenangkan atas pencemaran nama baik Kesultanan dan mengatasnamakan wali kolano,” jelas Darwis di dapan kantor Ditreskrimum.
Darwis menjelaskan, 2 anak kembar yang sering dimanfaatkan Nita itu, sesuai dari hasil DNA Forensik Mabes Polri, membuktikan bukan anak dari Sultan Mudaffar Syah.
“Anak kembar itu bukan keturunan dari Sultan Mudaffar Syah atau bukan anak biologis Sultan Mudaffar Syah, namun Nita selalu memperdayakan anak itu,” tegasnya.
Ketua DPD KAI Maluku Utara bilang, di saat Nita mengaku sebagai Wali Kolano, ia melantik orang-orang di Kota Ternate.
“Dia melantik sembarang orang, dilantik di Kalumata. Nita ini kapasitasnya sebagai apa, sehingga berhak melantik perangkat adat. Itu hanya Sultan,” ucapnya.
Kehadiran mantan anggota DPR RI di Kota Ternate ini dinilai membuat kegaduhan dan keresahan di tengah-tengah masyarakat Maluku Utara.
“Dia ini sudah tidak ada apa-apa, karena sudah menikah. Dulu dia sebagai istri Sultan Mudaffar, sehingga dijuluki sebagai Boki. Setelah itu pisah karena meninggal, dan dia menikah lagi, otomatis bukan lagi perangkat adat,” pungkasnya.
Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Michael Irwan Tamsil ketika dikonformasi cermat mengaku belum mengetahui soal aduan tersebut.
“Nanti saya cek dulu ya,” jelasnya mengakhiri.
————
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…