Ilustrasi helikopter. Foto Istimewa: solopost.com
Satu unit helikopter jenis Bell 429 PK-WSW yang hilang kontak di kawasan hutan area pertambangan PT IWIP, Halmahera Tengah, Maluku Utara akhirnya ditemukan, Rabu, 21 Februari 2024.
Helikopter tersebut diketahui membawa dua kru dan seorang penumpang dari area Pinto yang hendak menuju Sit Kaorahay, Halmahera Tengah. Lokasi jatuhnya helikopter ini diperkirakan berada di area hutan Pinto Utara.
Bilal Sau, Communications Weda Bay Project, menjelaskan helikopter milik Helicity yang merupakan kontraktor PT WBN hilang kontak dengan Air Traffic Control (ATC) Bandara Cekel, Weda Tengah, sekitar pukul 13.16 WIT.
Bilal menyebut bahwa helikopter yang digunakan untuk mengangkut logistik eksplorasi ini ditumpangi oleh tiga orang.
Sementara itu, Humas Basarnas Ternate, Fahri Yosua menjelaskan, pencarian melalui udara pertama berhasil menemukan lokasi crash dari Heli PK-WSW tersebut. Para korban pun, kat dia, akhirnya dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.
“Tim Gabungan berhasil tiba di lokasi crash dan mengevakusi ketiga korban dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya jenazah mereka akan dibawa dengan helikopter dari site PNE menuju Bandara Cekel,” kata Fahri dalam keterangannya.
Ia menambahkan, informasi lengkap terkait evakuasi korban jatuhnya helikopter ini akan disampaikan.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…