Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ternate, Muchlis Djumadil. Dok: cermat
Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Maluku Utara, Muchlis Djumadil, telah diperiksa majelis kode etik, Senin, 5 Juni 2023.
Muchlis diperiksa terkait dugaan pernyataan rasis terhadap sejumlah pedagang asal Tobelo, Halmahera Utara, di kawasan Pasar Bahari Berkesan beberapa waktu lalu. Di mana, aksinya terekam video dan viral.
Bertindak sebagai ketua tim pemeriksa adalah Sekretaris Daerah Jusuf Sunya, Inspektur Inspektorat, Bagian Hukum Setda, dan dua staf pembantu dari BPKSDM.
Ketua Tim Pemeriksa, Jusuf Sunya, mengatakan pihaknya telah mengumpulkan keterangan dari Muchlis. Selanjutnya akan dibuatkan kesimpulan.
“Kita juga telah mendalami video yang viral itu. Nanti hasilnya akan diserahkan ke Wali Kota M. Tauhid Soleman,” ucap Jusuf.
Jusuf mengaku telah meminta klarifikasi dari Muchlis isi video tersebut. Namun, dalam masalah ini tidak ada video pembanding.
“Videonya hanya satu. Tapi kita akan kembangkan. Karena di lokasi kejadian ada beberapa staf Disperindag dan pedagang,” ujarnya.
Dalam sidang yang hanya berlangsung sehari itu, sambung Jusuf, dilakukan secara proposional dan sesuai kode etik ASN.
“Kami juga sedang mengkaji Undang-Undang Nomor 5 dan PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin ASN, dan juga soal kode etik,” pungkasnya.
Persoalan apakah Muchlis bisa kembali menduduki posisinya sebagai Kepala Disperindag, Jusuf menyebut itu kewenangan wali kota.
________
Penulis: Muhammad Ilham Yahya
Editor : Nurkholis Lamaau
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…