Mubes Fagogoru ke-5. Foto: Muhammad Ilham Yahya/cermat
Perhelatan Musyawarah Besar (Mubes) Fagogoru ke-5 yang berlangsung di Gedung Dhuafa Center Ternate, resmi dibuka oleh Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, pada Jumat malam, 6 Oktober 2023.
Lebih dari 2000 peserta berduyun-duyun menghadiri acara tersebut.
Ketua Panitia Mubes Fogogoru, Ahlan D Jumadil mengatakan bahwa Mubes kali ini merupakan rangkaian dari Mubes-mubes sebelumnya.
“Mulai dari Mubes ke-4 yang dilakukan di Kota Tidore yang kemudian dari Mubes tersebut telah melahirkan rekomendasi untu perjuangan Halmahera Timur dan Tengah” kata Ahlan.
Sementara Sekjen Fagogoru Edi Langkara mengatakan, kegiatan ini merupakan momentum berkumpul kembali untuk melihat masa depan negeri Fagogoru.
Karena kurang lebih 50 tahun yang lalu para tokoh Fagogoru Halmahera Tengah dan Timur turut serta memperjuangkan Provinsi Maluku Utara.
“Olehnya itu dari Kota Ternate sebagai kota madani, mari kita berembuk kembali membentuk Provinsi baru yang berada di Halmahera,” ungkap Edi.
“Wacana pembentukan provinsi baru bukanlah sesuatu yang lumrah, sebab ada beberapa variabel untuk kita bicarakan untuk kepentingan masyarakat khususnya wilayah timur dan tengah yang ada di Maluku Utara ini,” sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Abdul Gani Kasuba (AGK) menambahkan, bahwa Provinsi Maluku Utara adalah negeri yang paling aman di Indonesia, serta tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia, dikarenakan kerjasama antara pemerintah Provinsi Maluku Utara serta para bupati dan walikota.
Negeri yang paling besar, kata Gubernur, yaitu Halmaher Timur, Halmahera Tengah, serta Gane, oleh karena itu harus bersatu sehingga negeri ini dikelola dengan baik, karena negeri ini milik kita bersama.
Gubernur berharap, Fogogoru harus menjadi identitas bagi masa depan bagi masyarakat Halteng, Haltim dan Gane guna menggerak kehidupan menjadi lebih baik.
“Semoga musyawarah ke V ini nantinya dapat memberikan ide-ide dan gagasan untuk membawa Fogogoru kedepan lebih baik lagi,” pungkasnya.
———
Penulis: Muhammad Ilham Yahya
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…