News  

Pasar Dufa-Dufa Ternate Raih Juara Satu Lomba PPABK 2026

Kepala Badan POM RI Taruna Ikrar M. Biomed, saat menyerahkan penghargaan kepada perwakilan Balai POm Maluku Utara. Foto: Istimewa

Komitmen Pemerintah Kota Ternate dalam mendorong keamanan pangan di pasar tradisional kembali membuahkan prestasi. Pasar Dufa-Dufa berhasil meraih Juara I Regional Timur dalam Lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) Tahun 2026.

Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan para pedagang dalam mewujudkan lingkungan pasar yang sehat serta menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Nursidah DJ Mahmud, mengatakan hasil ini tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi berbagai pihak dalam melakukan pengawasan pangan secara berkala.

Menurutnya, program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas yang diinisiasi Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Maluku Utara di Sofifi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran pedagang terhadap pentingnya menyediakan komoditas pangan yang aman untuk dikonsumsi.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen bersama, baik pemerintah kota, instansi terkait maupun para pedagang. Pengawasan secara berkala dan edukasi yang berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan pangan di pasar,” ujarnya kepada cermat, Rabu, 21 Oktober 2026.

Nursidah menjelaskan, melalui program tersebut, pemerintah terus mendorong para pedagang agar memahami pentingnya memastikan pangan yang dijual tidak mengandung bahan berbahaya, seperti formalin dan boraks, serta memperhatikan potensi residu pestisida yang melebihi batas aman.

Upaya ini, kata dia, bukan hanya bertujuan meningkatkan kualitas komoditas yang diperdagangkan, tetapi juga melindungi kesehatan konsumen dari berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak.

Dengan demikian, masyarakat dapat berbelanja dan mengonsumsi bahan pangan dengan lebih aman dan nyaman.

Penghargaan Juara I Regional Timur Tahun 2026 tersebut diterima dalam Pertemuan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas Sapa) di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga:  Satu Nelayan Pulau Taliabu Dilaporkan Hilang

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Badan POM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., kepada perwakilan Balai POM Maluku Utara di Sofifi. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari peringatan Hari Pangan Sedunia yang diperingati setiap 16 Oktober.

Pasar Dufa-Dufa sebelumnya telah mendapatkan intervensi program dari Balai POM Maluku Utara di Sofifi pada 2025 sebagai bagian dari upaya membangun budaya keamanan pangan berbasis komunitas di lingkungan pasar tradisional.

Nursidah menegaskan, Pemerintah Kota Ternate mendukung keberlanjutan program tersebut agar penerapannya dapat diperluas ke seluruh pasar tradisional di Kota Ternate.

Ia berharap, keberhasilan Pasar Dufa-Dufa dapat menjadi contoh bagi pasar lainnya dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya keamanan pangan, mulai dari pedagang hingga konsumen.

“Harapan kami, program ini terus berlanjut dan diterapkan secara merata di seluruh pasar tradisional. Dengan begitu, kualitas pangan yang beredar dapat semakin terjaga dan masyarakat terlindungi,” tutupnya.

Pemerintah Kota Ternate berharap kolaborasi lintas sektor dalam pengawasan dan edukasi keamanan pangan dapat terus diperkuat sehingga pasar tradisional tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi tempat masyarakat memperoleh bahan pangan yang sehat, aman, dan berkualitas.

Penulis: Eko PujiantoEditor: Rian Hidayat