Erwin-Zulkifli saat tampil di debat pertama Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate. Foto: Istimewa
Aksi saling sindir mewarnai Debat Pertama Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate malam tadi di Hotel Sahid Bela.
Para pasangan calon tercatat beberapa kali saling sindir mengenai program-program yang dipaparkan. Namun aksi saling sindir dalam debat tersebut tampaknya tidak memengaruhi paslon nomor urut 03, Erwin Umar dan Zulkifli Hi. Umar.
Alih-alih menyindir paslon lain, Erwin-Zulkifli memilih fokus membahas program-program prioritas untuk memajukan Kota Ternate ke depan.
Juru Bicara Erwin-Zulkifli, Humairah Dj. Abdullah, mengatakan, Erwin-Zulkifli menghargai pandangan paslon yang lain. Menurutnya, semua program yang ditawarkan oleh para paslon pasti berangkat dari niat baik untuk Kota Ternate yang lebih maju.
“Kami berpandangan, semua program yang ditawarkan itu berangkat dari niat baik para kandidat, jadi bagi kami, tidak perlu menyindir paslon lain, kita dengarkan saja,” ujar Rara, sapaan akrabnya, Jumat, 25 Oktober 2024.
Menurut Rara, saling koreksi antara paslon lain dalam debat Kamis malam tersebut, karena ketiga paslon baik paslon 01, 02 dan 04 memiliki latar belakang yang sama, yaitu dari kalangan birokrat. Sementara, paslon 03 bukan dari kalangan birokrat, sehingga pasti punya sudut pandang yang berbeda.
“Kandidat kami bukan dari kalangan birokrat, sehingga punya sudut pandang yang berbeda,” ujar Rara.
“Dalam isu sampah, misalnya, paslon lain melihat persoalan ini bisa diselesaikan dengan menambah armada pengangkut sampah, menaikan insentif petugas kebersihan, ini solusi yang birokratis. Sementara kami cenderung memilih solusi yang teknokratis yaitu industrialisasi pengelolaan sampah,” tandas Rara.
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mendesak pemerintah daerah bersama DPRD…
Persistensi DPD RI atas Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan memasuki lembaran baru. Pada Kamis, 25…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara menjerat mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, dengan pasal berlapis…
Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar serangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi menahan mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, usai menjalani…
Fenomena kemunculan ular piton raksasa di kawasan permukiman hingga menyerang warga saat berangkat ke kebun…