Categories: News

Pemkab Haltim Tanggapi Ketidakhadiran Bupati di Forum Adat Sangadji Bicoli

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Timur (Haltim) merespons ketidakhadiran bupati dalam pertemuan Forum Adat II Sangadji Bicoli yang digelar pada Rabu, 21 Januari kemarin.

Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Haltim, Yusuf Talib, menjelaskan bahwa absennya kepala daerah dalam forum tersebut lantaran undangan yang ditujukan hanya kepada bagian umum pemerintah, bukan kepada bupati.

Yusuf mengaku tidak mempersoalkan hal itu secara berlebihan, sebab menurutnya, forum tersebut hanya sebuah hajatan adat. “Itu bukan hajatan Pemda, sifatnya hajatan saja, hajatan adat,” kata Yusuf saat dihubungi cermat, Kamis, 22 Januari 2026.

Sebelumnya, kata dia, pelaksana kegiatan tersebut memang melayangkan surat undangan yang ditujukan kepada bagian umum. Ia menyebut bupati sendiri sebenarnya berkeinginan menghadiri.

“Undangan sih ada, masuk di bagian umum. Tapi saya sudah cek, dan undanganya (yang diundang) hanya bagian umum, tidak ada bupati. Jadi langsung tanya ke pihak panitia. Karena pak bupati sebenarnya mau sekali hadiri kegiatan itu,” ungkap Yusuf.

Sementara dikonfirmasi terpisah, Ketua Pelaksana Forum Adat, Ahmad Jafar mengaku sebaliknya. Ia bilang dirinya bersama Sangaji Bicoli dan Ketua LSM Fala Lamo telah memastikan undangan tersebut sampai ke tangan bupati.

“Lima hari sebelum kegiatan dilaksanakan, saya sendiri bersama Sangaji Bicoli dan Ketua LSM Fala Lamo mengantar langsung undangan bupati ke kantor bupati di Maba,” tegas Jafar.

Langkah ini diambil panitia justru untuk menghindari potensi masalah administrasi atau klaim ketidakhadiran di kemudian hari. Saat tiba di kantor, Jafar mengaku sempat berkoordinasi dengan petugas di sana dan menanyakan keberadaan Bupati serta wakil bupati, namun keduanya sedang tidak berada di tempat.

“Kami diarahkan ke bagian umum. Awalnya saya ragu menyerahkan langsung, tapi setelah berkoordinasi kembali dengan Sangaji, akhirnya undangan itu kami serahkan kepada petugas perempuan di bagian umum untuk segera ditindaklanjuti ke Bupati dan Wakil Bupati,” tambahnya.

Polemik semakin meruncing ketika dua hari menjelang acara, pihak Pemkab mulai mempersoalkan status undangan tersebut. Jafar menceritakan sempat terjadi adu argumen dengan pihak bagian umum yang menuduh panitia melakukan kesalahan distribusi undangan.

“Anehnya, beberapa menit setelah Sultan Tidore tiba di lokasi acara, mereka (pihak Pemda) mengonfirmasi ulang bahwa undangan untuk bupati baru saja ditemukan. Ini menunjukkan adanya unsur kesengajaan atau kelalaian serius di internal birokrasi mereka,” ungkap Jafar dengan nada kecewa.

Bagi Jafar dan masyarakat Bicoli, kehadiran Sultan Tidore adalah peristiwa sakral yang seharusnya mendapat penghormatan dari pemerintah daerah sebagai mitra adat.

Ketidakhadiran Bupati—yang oleh Humas disebut karena masalah protokoler undangan dinilai Jafar sebagai cermin kurangnya keseriusan pemerintah dalam memperhatikan tatanan adat di Halmahera Timur.

“Mustahil kegiatan sebesar forum adat ini, dengan kehadiran orang nomor satu di Kesultanan Tidore, kami tidak mengundang orang nomor satu di Halmahera Timur. Itu sangat tidak masuk akal,” katanya.

redaksi

Recent Posts

Agus Sudarsono Resmi Jabat Kasat Lantas Polres Morotai

Jabatan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Pulau Morotai, Maluku Utara, resmi berganti. Posisi…

14 jam ago

Gelar Aksi, Pedagang Daun Pandan di Ternate Minta Pemkot Sediakan Lokasi Layak

Puluhan pedagang daun pandan melakukan aksi blokade di ruas jalan utama depan Pasar Higienis, Kelurahan…

14 jam ago

Peringati Hari Bumi, DPD RI Salurkan 30 Bibit Pohon untuk Pemda Taliabu

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari Daerah Pemilihan Maluku Utara, Hasby Yusuf,…

15 jam ago

Inovasi ‘Pala Cengkeh’ Imigrasi Ternate Curi Perhatian Komisi XIII DPR RI Saat Reses

Komisi XIII DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ternate…

21 jam ago

Propam Morotai Selidiki Dugaan Polisi Terlibat Judi Online

Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Pulau Morotai, Maluku Utara, menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti dugaan…

23 jam ago

Bantuan Kendaraan dari Kapolri, Polres Morotai Tingkatkan Patroli dan Penindakan

Polres Pulau Morotai, Maluku Utara menerima bantuan kendaraan operasional dari Kapolri berupa 15 unit roda…

24 jam ago