Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Ternate. Foto: Sar/Cermat
Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Ternate, Maluku Utara, Abdullah M. Saleh mengatakan sejumlah kegiatan OPD lingkup Pemerintah Kota Ternate yang tak urgen di tahun anggaran 2022 bakal dipangkas.
“Sementara ini kami (BPKAD) dan tim dari Bappelitbangda lagi melihat kegiatan di masing-masing OPD, yang jika kegiatan itu belum dikatagorikan urgen, maka langsung diberi tanda bintang (tunda),” ucap Abdullah kepada cermat, Senin (7/3).
Ia bilang, alasan memberi kode tanda bintang kepada sejumlah program kegiatan yang tak urgen tersebut lantaran saat ini Pemkot Ternate sedang mengalami defisit.
“Saat ini masih dalam proses, sehingga pekan depan baru bisa diketahui kegiatan apa saja yang diberi bintang dan nilainya berapa per OPD,” ujarnya.
“Bahkan anggaran OPD yang dilakukan penyesuaian juga tak ada target yang dipasang, semua tergantung pagu di masing-masing OPD,” sambungnya.
Ia melanjutkan, penentuan bintang ini juga bukan hanya dari pihaknya, tetapi dikembalikan ke OPD untuk menentukan juga.
Total yang harus pihaknya lakukan, yakni penyesuaian anggaran tahun ini sebesar Rp 70 miliar lebih, jika pihaknya mampu tingkatkan PAD. Maka dengan sendiri akan turun dari angka tersebut.
“Jadi saat ini sifatnya asumsi dari kami, ketika dalam perjalanan kita mampu optimalkan pendapatan maka defisitnya bisa turun,” pungkasnya.
Risno La Bami resmi dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Partai Ummat Pulau Morotai, Maluku Utara. Penetapan…
Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) memanggil PT Feni Haltim dan Antam Group untuk memberikan…
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Ternate, Maluku Utara, terus memperkuat kolaborasi dengan komunitas literasi…
Seluruh korban yang dinyatakan hilang akibat erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, berhasil…
Ratusan sopir truk yang tergabung dalam aliansi lintas kabupaten/kota di Halmahera menggelar aksi unjuk rasa…
Pesta Babi, film bergenre dokumenter garapan jurnalis investigasi Dhandy Laksono dan Cypri Dale makin masif…