News

Pemugaran Benteng Kastela di Ternate Rampung, Temuan Baru Terungkap

Pekerjaan pemugaran fisik bangunan Benteng Kastela di Kelurahan Kastela, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara, kini sudah dinyatakan rampung.

Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XXI Maluku Utara, Winarto, menyebut seluruh pekerjaan fisik pada situs cagar budaya tersebut sudah selesai 100 persen.

Meski demikian, menurut Winarto, proses pemugaran Benteng Kastela justru mengungkap temuan baru yang dinilai sangat penting secara arkeologi.

“Selama proses pengerjaan, tim menemukan struktur bangunan yang diduga merupakan lantai dua benteng, tepatnya di area sekitar menara. Struktur tersebut terungkap setelah dilakukan pengupasan tanah sedalam kurang lebih satu meter,” kata Winarto, Rabu, 04 Februari 2026.

Ia bilang, temuan ini akan menjadi perhatian pada tahap lanjutan. Pihaknya berencana melakukan penyelidikan lebih mendalam guna memastikan fungsi dan konteks struktur yang ditemukan tersebut dalam sejarah Benteng Kastela.

Selain itu, BPK juga merencanakan rekonstruksi lanjutan pada bagian Barat dan Selatan benteng. Area tersebut saat ini masih berupa reruntuhan, namun pola bangunannya dinilai sudah cukup jelas sehingga memungkinkan untuk dilakukan rekonstruksi dengan pendekatan konservasi.

Winarto menjelaskan, meskipun pemugaran fisik telah selesai, pekerjaan di Benteng Kastela belum sepenuhnya berakhir.

“Tahap berikutnya adalah pemolesan dan penambahan nilai estetika kawasan, yang akan dirancang secara terpisah agar tetap menjaga keaslian dan nilai sejarah situs,” jelasnya.

Ke depan, kata dia, Benteng Kastela tidak hanya difungsikan sebagai objek pelestarian, tetapi juga sebagai media informasi sejarah bagi masyarakat. Pemerintah berencana memanfaatkan kawasan benteng sebagai ruang edukasi termasuk dengan menghadirkan museum mini.

Peluncuran museum mini tersebut direncanakan akan dilakukan dalam waktu dekat dan berpeluang digelar bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Purbakala.

Winarto juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga cagar budaya. Ia berharap warga sekitar maupun pengunjung dapat turut peduli terhadap keberadaan Benteng Kastela sebagai bagian dari warisan sejarah.

“Jadi apabila masyarakat menemukan struktur bangunan, reruntuhan, atau objek lain yang diduga berkaitan dengan benteng maupun cagar budaya lainnya, agar segera melaporkannya ke Dinas Kebudayaan setempat, baik di Kota Ternate maupun Kota Tidore Kepulauan, untuk didata dan ditindaklanjuti secara resmi,” tutupnya.

redaksi

Recent Posts

Polisi: Tidak Ada Peluru Tajam di Aksi Protes Warga Banemo, Halteng

Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…

3 jam ago

Kapolda Malut Minta Masyarakat Tak Terprovokasi soal Pengamanan Warga di Banemo

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman meminta masyarakat tidak terprovokasi menyusul pengamanan sejumlah warga…

3 jam ago

Dishub Klaim Perbaikan 75 Titik PJU di Ternate Rampung Akhir 2026

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate memperbaiki 75 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan…

5 jam ago

Lestarikan Alam, Pertamina Tanam Terumbu Karang di Laut Jambula

Upaya menjaga ekosistem laut di wilayah pesisir Kota Ternate kembali dilakukan melalui penanaman terumbu karang…

7 jam ago

OJK Malut Terima Lagi Aduan Kerugian Investasi, 12 Warga Korban

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Utara kembali menerima pengaduan terkait dugaan investasi ilegal bernama Investasi…

7 jam ago

NHM Peduli Skrining 29 Anak dan Balita Stunting di Lima Kecamatan Halmahera Utara

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli kembali melakukan skrining kesehatan terhadap anak…

10 jam ago