Plt Dan Pos Polairud Pulau Taliabu, Maluku Utara, Briptu Arman Umanahu. Foto: La Ode Hizrat Kasim/cermat
Polisi Perairan dan Udara (Polairud) di Pulau Taliabu memberi imbauan waspada untuk masyarakat imbas cuaca ekstrem yang melanda Maluku Utara.
Komandan Pos Polairud Pulau Taliabu, Briptu Arman Umanahu mengatakan, cuaca ekstrem saat ini berpotensi menimbulkan gelombang tinggi hingga banjir.
Polairud mengingatkan masyarakat pesisir dan para nelayan agar sementara tidak turun memancing.
“Kami imbaukan nelayan pesisir untuk sementara waktu jangan memaksakan diri melaut jika kondisi cuaca tidak membaik. Sebab, akan berdampak buruk,” kata Arman dalam keterangannya kepada cermat, Kamis, 26 Juni 2025.
Menurut Arman, khusus warga di Perairan Taliabu Selatan perlu lebih waspada sebab gelombang sangat tinggi. Apalagi, ada kejadian nelayan Taliabu yang dikabarkan hilang.
“Ada seorang nelayan yang hilang saat melaut, korban sudah dicari tim Sar gabungan selama dua hari namun belum ditemukan. Jadi, kami ingatkan lagi, agar lebih berhati-hati,” jelasnya.
Oleh karena itu, poin pentingnya bagi masyarakat untuk dapat mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut selama cuaca belum membaik.
“Sekali lagi kami ingatkan, jika terjadi gangguan keamanan dan keselamatan maka sesegera mungkin dapat menghubungi Polairud setempat,” tutupnya.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…