News

Polisi Minta Warga Jangan Mudah Percaya Isu Pencabulan Anak di Ternate

Warga Kota Ternate, Maluku Utara diingatkan agar tak mudah percaya isu terkait kasus pencabulan anak di Kelurahan Rua. Warga juga diimbau jangan mudah percaya informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Kapolres Ternate AKBP Niko Irawan melalui Kasi Humas Polres Ternate AKP Umar Kombong meminta masyarakat khususnya warga Kelurahan Rua agar tidak mudah percaya begitu saja pada berbagai isu, termasuk video atau informasi apapun yang beredar.

“Jika ada permasalahan atau pertanyaan terkait beredarnya isu tersebut, silakan datang dan tanyakan langsung ke Polres Ternate atau ke Polsek Pulau Ternate. Hal ini penting agar masyarakat tidak terjebak dalam informasi yang tidak akurat dan dapat menimbulkan keresahan,” jelas Umar, Salasa, 3 September 2024.

Kapolres Ternate, kata dia, menegaskan bahwa penyelidikan terkait dugaan pencabulan ini akan ditindak lanjuti.

“Jangan dulu percaya isu apapun karena kami masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap isu yang berkembang,” tuturnya.

Umar juga menginformasikan bahwa saat ini, Polsek Pulau Ternate Polres Ternate telah mengamankan seorang terduga pelaku berinisial RL (54 tahun), agar tidak di amuk massa yang telah di profokasi dengan isu yang belum tentu benar.

Selanjutnya, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap informasi yang berkembang.

“Kami juga meminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang. Penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya dapat memicu konflik dan gangguan ketertiban di masyarakat. Oleh karena itu, kami meminta semua pihak tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.

Ia berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi isu-isu sensitif seperti ini dan selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian jika ada hal-hal yang perlu diklarifikasi.

“Mari kita jaga ketertiban dan keamanan di Kota Ternate dengan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar,” tutupnya.

redaksi

Recent Posts

Pemda Sebut Penjualan Captikus di Morotai Ilegal, Sanksi Justru Belum Jelas

Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menyatakan penjualan minuman keras tradisional jenis captikus merupakan tindakan…

10 jam ago

Hadapi Persis, Malut United Bawa Tekad Kembali ke Jalur Kemenangan

Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, menegaskan timnya dalam kondisi percaya diri jelang menghadapi Persis…

21 jam ago

Bendahara Desa di Morotai Diduga Hilangkan Dana Puluhan Juta

Yoder Kanal, Bendahara Desa Tiley Pantai, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Pulau Morotai, diduga menghilangkan dana…

22 jam ago

Aniaya Warga, Anggota Geng Naga Hitam di Tobelo Diringkus Saat Pesta Miras

Tim Resmob Canga Satreskrim Polres Halmahera Utara membackup Polsek Tobelo Selatan meringkus seorang pemuda yang…

23 jam ago

Kapolres Halmahera Timur Pimpin Sertijab Kapolsek Wasile Selatan

Kapolres Halmahera Timur, AKBP B. Kusuma Ardiansyah, memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolsek Wasile…

1 hari ago

Polda Maluku Utara Tangkap Pemuda Pemilik 217 Saset Ganja di Ternate

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku Utara menangkap seorang pemuda berinisial RP (18) yang diduga…

2 hari ago