Ratusan liter miras saat diamankan polisi. Foto: Istimewa
Polres Halmahera Tengah, Maluku Utara, berhasil menyita ratusan liter minum beralkohol jenis captikus di Kapal Cantika Lestari 09C yang tiba di Pelabuhan Weda, pada Kamis, 13 November 2025.
Penyitaan tersebut dilakukan dalam operasi polisi sekitar pukul 14.00-20.00 bertempat di Pos KPPP WEDA. Dalam operasi ini, personel KRYD Polres Halmahera Tengah dipimpin Aipda Ali Imran S. Bahri.
Barang haram itu ditemukan saat anggota melakukan pemeriksaan di kapal yang masuk ke wilayah Halteng, dalam rangka cipta kondisi di wilayah hukum, dan menjadi atensi Kapolres Halteng, AKBP Fiat Dedawanto.
Kabag Ops Poles Halteng AKP M. Toha Alhadar mengatakan bahwa pada pukul 15:30 WIT Kapal Cantika Lestari tiba dan sandar di Pelabuhan Weda, Halmahera Tengah.
“Porsonel KPPP WEDA melaksanakan pemeriksaan barang bawaan penumpang dan surat izin jalan kendaran roda dua yg dibawa oleh penumpang yang memasuki Wilayah Kabupaten Halmahera Tengah,” katanya.
Saat pengecekan dan pemeriksaan, hasilnya telah ditemukan minuman keras jenis captikus dengan pemilik inisial LA alias Ariadi asal Seram Bagian Barat.
“Barang bawaan yang bersangkutan adalah captikus sebanyak 12 kantong panjang, masing-masing berisi 25 liter dan 2 jergen lima liter, jika ditotalkan ada 310 liter,” jelasnya.
Mantan Kasat Reskrim Polres Halmahera Utara ini bilang, ratusan liter barang haram ini ditemukan diketahui milik seorang pria dengan inisial LA.
“Barang bukti dan pemilik telah diamankan di Pos KPPP WEDA,” pungkasnya.
Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama jajaran Kejaksaan di…
Mayoritas harga beras di Pasar Gamalama Kota Ternate, Maluku Utara, melonjak naik jelang memasuki Ramadan…
Penyidikan dugaan penyimpangan distribusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Halmahera Utara kian menghangat. Kejaksaan Negeri Halmahera…
Menjelang bulan suci Ramadan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pulau Morotai, Maluku Utara,…
Jaksa Agung Tindak Pidana Umum (Jampidum) Republik Indonesia, Asep Nana Mulyana, menyaksikan langsung penandatanganan nota…
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman melontarkan peringatan keras kepada para pengusaha, distributor, hingga importir…