News

Proyek Labkesmas Morotai Tanpa UKL-UPL, Kadinkes Janji Lengkapi Tahun Depan

Proyek pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat atau Labkesmas di Pulau Morotai, Maluku Utara kembali menuai sorotan. Pasalnya, proyek bernilai Rp15,3 miliar yang dikerjakan oleh PT. Wahana Dimensia Indonesia itu diketahui belum mengantongi dokumen UKL-UPL sebagaimana dipersyaratkan dalam undang-undang.

Direktur cabag PT. Wahana Dimensia Indonesia, Filli Praditia mengatakan bahwa urusan dokumen lingkungan merupakam ranah antardinas, bukan pihak kontraktor.

“Terkait dokumen tersebut, itu kembali lagi dari ranah antar dinas. Jika mempertanyakan hal itu ada baiknya melalui Kadis Dinkes dahulu. Dari Dinas Kesehatan juga belum mengkonfirmasi ke pihak perusahan. Kalau diminta, kita bisa siapkan, tapi setahu saya itu ranah antar dinas,” jelasnya, Kamis, 21 Agustus 2025.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Morotai, Anhar Tafure, membenarkna bahwa dokumen UKL-UPL belum dilengkapi. Namun ia menegaskan, pembangunan Labkesmas harus tetap berjalan karena jika ditolak, maka anggaran yang sudah disetujui akan dikembalikan ke negara.

“Labkesmas itu ada hal yamg dibebanlan ke daerah. Jadi kalau kita tidak bersedia, proyek itu tidak akan dapat. Sekarang kita sudah dapat, tidak mungkin tidak dibangun lalu dikembalikan uangnya ke negara,” ujarnya.

Ia bilang, saat ini pembangunan masih fokus pada fisik bangunan. Dokumen lingkungan termasuk UKL-UPL dan instalasi pengolahan limbah atau Ipal akan dilengkapi pada tahun depan bersamaan dengan pengadaan alat kesehatan.

“Pembangunan ini memang belum dilengkapi Alkes maupun dokumen UKL-UPL. Itu akan dilengkapi pada tahun depan. Daerah berkewajiban melengkapi hal-hal tersebut karena memang dipersyaratkan,” tegasnya.

Diketahui, proyek pembangunan Labkesmas dikerjakan selama 150 hari kalender dengan menggunakan anggaran APBD 2025 sebesar Rp15.345.514.000,00.

redaksi

Recent Posts

BI Catat Transaksi Nontunai di Malut Terus Meluas

Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…

6 jam ago

Seorang Pemuda Halmahera Utara Hilang di Hutan Desa Sukamaju

Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…

6 jam ago

Malut Terima Rp397,8 Miliar Dari Pusat, Berapa Jatah untuk Kabupaten/Kota?

Pemerintah pusat mengucurkan dana Rp397,8 miliar kepada Maluku Utara pada 2026. Dana yang bersumber dari…

7 jam ago

IAIN Ternate dan ICMI Malut Bersinergi Perkuat Budaya Literasi Akademik

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggandeng Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Maluku…

8 jam ago

El Nino Ancam Taliabu, Pemkab Siapkan Cadangan Air dan Satgas

Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mulai mengantisipasi ancaman kemarau panjang atau El Nino yang…

9 jam ago

Sempat Jadi Sorotan Publik, Polda Malut Hentikan Kasus Dugaan Penjualan Ore Nikel di Haltim

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara menyatakan tidak menemukan unsur tindak pidana dalam…

9 jam ago